Kontroversi Gila! Ebo Noah Pamer Mercedes-Benz Setelah Ramal Kiamat Meleset
Ebo Noah pamer Mercedes-Benz setelah ramal kiamat meleset, memicu gelombang kritik dan keheranan di media sosial. Pria asal Ghana yang mengaku sebagai nabi ini menjadi sorotan tajam. Pasalnya, ia sempat meramalkan akhir dunia akan terjadi pada 25 Desember 2025. Ramalan kontroversial itu jelas gagal terwujud. Namun demikian, Ebo Noah justru tampil dengan gaya hidup mewah yang sangat kontras.
Dia tidak hanya mengabaikan kegagalan prediksinya. Bahkan, Ebo Noah dengan bangga memamerkan mobil mewah barunya. Aksi ini sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen global. Banyak orang mempertanyakan sumber kekayaan yang ia miliki.
Ironi Gaya Hidup: Jubah Compang-camping vs. Mercy Rp1,4 M
Sebuah video singkat tersebar luas di internet. Video tersebut memperlihatkan Ebo Noah sedang mengendarai Mercedes-Benz berwarna hitam doff. Menariknya, dia tetap mengenakan pakaian khasnya yang compang-camping berwarna cokelat. Pakaian ini seolah menjadi ciri khas penampilannya sebagai seorang nabi. Akan tetapi, kontrasnya penampilan ini dengan mobil mewah itu justru menjadi bahan ejekan.
Keterangan dalam video itu menyebutkan harga fantastis mobil tersebut. “Ebo Noah acquires brand new Mercedes-Benz 2025 worth 89.000 dolar (Rp1,491 miliar),” tulis narasi video. Tentu saja, harga mobil ini sangat mencengangkan. Oleh karena itu, banyak warganet skeptis terhadap statusnya sebagai pemimpin spiritual. Mereka mempertanyakan mengapa seorang nabi yang meramalkan kiamat justru menikmati kemewahan duniawi.
Mengupas Spesifikasi Mercedes-Benz B 200 Class Ebo Noah
Jika dilihat dari desain eksteriornya, mobil yang digunakan Ebo Noah adalah seri B 200 Class Progressive Line. Mobil besutan Jerman ini pertama kali dirilis sekitar tahun 2019-2020. Seri ini dikenal sebagai MPV (Multi Purpose Vehicle) dua baris yang elegan. Nabi Ebo Noah beli Mercy baru ini mungkin mencari kenyamanan ekstra.
Secara dimensi, mobil keluarga ini tergolong cukup kompak. Panjangnya mencapai 4.419 milimeter, dengan lebar 1.796 mm. Sementara itu, tingginya berada di angka 1.562 mm. Jarak poros roda depan ke belakang mencapai 2.729 mm. Hasilnya, ruang kabin penumpang tetap terasa lega. Konfigurasi 5-penumpang ini menawarkan kapasitas bagasi belakang 455 liter. Namun demikian, kapasitas ini bisa dimaksimalkan hingga 1.540 mm jika kursi baris kedua dilipat.
Fitur Canggih dan Kenyamanan Kelas Premium
Spesifikasi Mercedes-Benz B 200 Class Ebo Noah menawarkan fitur-fitur modern. Mobil ini menjanjikan pengalaman berkendara yang nyaman. Misalnya, terdapat head unit layar sentuh 10,25 inci. Layar ini dapat terhubung dengan smartphone melalui Apple CarPlay dan Android Auto. Selain itu, fitur Active Parking Assist mempermudah pengemudi saat melakukan parkir.
Untuk menunjang keselamatan, beberapa fitur penting sudah tersedia. Ada Electric Park Brake dan 4-way lumbar support pada jok pengemudi. Selain itu, kenyamanan didukung oleh windscreen wiper with rain sensor. Fitur TPMS (Tire Pressure Monitoring System) juga hadir. Fitur ini berguna untuk mengecek tekanan angin ban melalui panel instrumen. Semua fitur ini menunjukkan bahwa B 200 Class adalah mobil yang berorientasi pada keamanan dan teknologi.
Kekuatan Mesin dan Efisiensi Bahan Bakar
Soal jantung pacu, B 200 Class menawarkan beberapa pilihan mesin. Salah satunya adalah mesin bensin empat silinder berkapasitas 1.332cc turbo. Mesin ini sanggup menyemburkan tenaga hingga 163 dk pada 5.500 rpm. Torsi puncaknya mencapai 250 Nm pada 1.620 rpm. Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi matik dual clutch 7-percepatan ke roda depan.
Pengemudi juga dimanjakan dengan Dynamic Select. Fitur ini menawarkan empat mode berkendara berbeda. Mode-mode tersebut meliputi Eco, Comfort, Sport, dan Individual. Mode ini menyesuaikan sensasi berkendara dengan kondisi jalan. Bahkan, mesin Mercedes-Benz B 200 Class diklaim memiliki efisiensi bahan bakar yang baik. Efisiensi ini didapatkan berkat penggunaan teknologi cylinder deactivation.
Analisis Fenomena ‘Nabi Kaya’ di Tengah Kontroversi
Fenomena Ebo Noah menunjukkan kompleksitas antara spiritualitas dan materialisme. Banyak pengikutnya mungkin merasa bingung dengan pembelian mobil mewah ini. Harga dan fitur Mercy B 200 yang mahal menimbulkan pertanyaan besar. Dari mana dana sebesar itu berasal? Masyarakat Ghana kini terbelah antara yang percaya dan yang menuduh Ebo Noah hanya mencari keuntungan finansial. Oleh sebab itu, kasus ini menjadi studi menarik tentang bagaimana figur publik memanfaatkan keyakinan untuk mencapai kemakmuran pribadi.
Tinggalkan Balasan