Sementara itu, Dale Gardner bertugas di area kargo pesawat ulang-alik untuk menerima satelit. Dengan kerja sama tim yang solid di bawah pengawasan ketat kru di dalam wahana, Gardner berhasil mengunci satelit tersebut dengan aman di ruang muatan. Proses melelahkan ini memakan waktu total selama 5 jam 42 menit di luar pesawat.
Setelah berhasil diamankan, satelit Palapa B2 akhirnya dibawa kembali ke Bumi dengan selamat. Satelit ini kemudian dibeli kembali oleh Pemerintah Indonesia setelah diperbaiki secara total oleh pabrikannya, Hughes Aircraft Company. Satelit tersebut akhirnya diluncurkan kembali dengan sukses pada tahun 1990 dengan nama baru, Palapa B2R.
Keberhasilan operasi spektakuler ini membuktikan bahwa batas kemampuan manusia dapat melampaui ketakutan terbesar di luar angkasa. Hingga hari ini, catatan sejarah mencatat bahwa misi penyelamatan satelit Palapa berhasil menyelamatkan masa depan telekomunikasi Indonesia sekaligus mengukir tinta emas dalam eksplorasi antariksa dunia.