Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Pembunuh Bos Yoozoo Games Dieksekusi Mati di China
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Pembunuh Bos Yoozoo Games Dieksekusi Mati di China

Iphan S
Iphan STim Redaksi beta.technonesia.id
Rabu, 27 Mei 2026 - 06:55 WIB
Pembunuh Bos Yoozoo Games Dieksekusi Mati di China

pembunuh bos Yoozoo Games

Sumber Foto :inet.detik.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Technonesia - Otoritas peradilan China resmi melaksanakan hukuman mati terhadap pembunuh bos Yoozoo Games setelah kasus keracunan tragis yang menewaskan miliarder Lin Qi pada tahun 2020 silam. Eksekusi terhadap Xu Yao, mantan eksekutif di perusahaan game tersebut, berlangsung pada 21 Mei 2024. Kasus ini sempat mengguncang industri hiburan global karena korban merupakan salah satu produser kunci dari serial fiksi ilmiah populer di Netflix.

Yoozoo Games mengonfirmasi kabar eksekusi tersebut melalui pernyataan resmi kepada publik. Pihak manajemen mengungkapkan rasa lega sekaligus duka mendalam yang masih menyelimuti keluarga besar mendiang Lin Qi. Mereka menegaskan bahwa keadilan hukum di China kini telah ditegakkan dengan seadil-adilnya.

Rekam Jejak Kriminal Pembunuh Bos Yoozoo Games

Kasus ini bermula dari perselisihan internal yang memicu dendam membara di hati Xu Yao. Sebagai seorang pengacara profesional lulusan luar negeri, Xu awalnya mendapat kepercayaan penuh dari Lin Qi untuk memimpin anak perusahaan bernama Three-Body Universe pada tahun 2018. Anak perusahaan ini mengelola hak kekayaan intelektual dari novel fiksi ilmiah legendaris karya Liu Cixin, Remembrance of Earth's Past.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Namun, hubungan kerja keduanya mulai retak ketika Lin Qi memutuskan untuk memangkas gaji Xu Yao dan memindahkan wewenangnya kepada eksekutif lain. Keputusan ini membuat Xu merasa terhina setelah dirinya berkontribusi besar dalam mengamankan kesepakatan adaptasi film dengan raksasa streaming Netflix.

Rasa sakit hati tersebut mendorong sang pembunuh bos Yoozoo Games untuk merencanakan aksi pembunuhan yang sangat rapi dan keji. Xu Yao membangun laboratorium rahasia di pinggiran kota Shanghai untuk meracik berbagai zat mematikan. Ia bahkan menguji coba racun tersebut pada hewan peliharaan sebelum memberikannya kepada korban.

Xu dilaporkan membeli lebih dari seratus jenis bahan kimia berbahaya melalui pasar gelap internet. Ia mencampurkan berbagai zat mematikan, termasuk racun ikan buntal (tetrodotoxin) dan merkuri, untuk memastikan targetnya tidak dapat bertahan hidup. Metode yang sangat terencana ini menunjukkan tingkat kejahatan yang luar biasa dingin.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Perselisihan Bisnis Berujung Tragedi Racun Probiotik

Pada musim gugur 2020, Xu menyamarkan racun mematikan tersebut ke dalam bentuk pil probiotik harian. Lin Qi yang tidak menaruh curiga mengonsumsi pil tersebut hingga jatuh sakit parah pada pertengahan Desember 2020. Miliarder berusia 39 tahun itu akhirnya mengembuskan napas terakhir setelah sembilan hari berjuang di rumah sakit.

Polisi bergerak cepat dan langsung menahan Xu Yao beberapa hari setelah Lin Qi dilarikan ke rumah sakit. Pengadilan Menengah Rakyat Shanghai menggambarkan tindakan hukum yang diambil terhadap pembunuh bos Yoozoo Games ini sebagai konsekuensi dari kejahatan yang sangat terencana. Hakim menyebut taktik pembunuhan yang menggunakan racun campuran tersebut sebagai tindakan yang sangat keji dan dingin.

TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved