Para pengecer di Rusia melaporkan lonjakan penjualan yang signifikan pada perangkat pager, telepon seluler model lama (feature phone), hingga peta kertas. Masyarakat mulai menyadari bahwa ketergantungan pada ekosistem digital global sangat berisiko di bawah kebijakan sensor internet Rusia yang tidak dapat diprediksi. Penggunaan peta fisik kembali menjadi tren karena aplikasi navigasi berbasis GPS sering kali tidak akurat akibat gangguan sinyal yang disengaja oleh otoritas keamanan.
Secara ekonomi, isolasi ini juga memicu eksodus besar-besaran tenaga ahli di bidang IT. Banyak pengembang perangkat lunak memilih meninggalkan negara tersebut karena terbatasnya ruang gerak inovasi dan sulitnya mengakses alat-alat pengembangan internasional. Hal ini tentu menjadi kerugian jangka panjang bagi stabilitas ekonomi digital Rusia yang sebelumnya sempat berkembang pesat.
Kini, dunia terus memantau sejauh mana Kremlin akan membawa kebijakan ini. Apakah mereka akan benar-benar mampu menciptakan ekosistem internet yang sepenuhnya mandiri, atau justru akan menghadapi perlawanan dari warga yang sudah terbiasa dengan kebebasan informasi digital? Yang jelas, tren isolasi internet Rusia global ini menjadi peringatan nyata tentang bagaimana kedaulatan digital dapat disalahgunakan untuk membatasi hak asasi manusia dalam berkomunikasi secara bebas.