Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Isolasi Internet Rusia Global Semakin Ketat Mengancam Warga
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Isolasi Internet Rusia Global Semakin Ketat Mengancam Warga

Iphan S
Iphan STim Redaksi beta.technonesia.id
Minggu, 12 April 2026 - 01:55 WIB
Isolasi Internet Rusia Global Semakin Ketat Mengancam Warga

Isolasi internet Rusia global

Sumber Foto :inet.detik.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Technonesia - Isolasi internet Rusia global kini memasuki babak baru yang lebih agresif seiring upaya Kremlin memutus koneksi jutaan warganya dari platform komunikasi dunia. Para aktivis dan pengamat teknologi melaporkan bahwa otoritas Rusia secara sistematis mulai membatasi akses ke berbagai platform pertukaran pesan singkat berskala internasional. Langkah ini menandai pergeseran besar dalam cara negara tersebut mengelola kedaulatan digitalnya di tengah ketegangan geopolitik yang terus meningkat.

Runtuhnya akses terhadap teknologi raksasa ini bermula dari pemadaman jaringan internet di sejumlah kota strategis dan provinsi. Setelah akses melambat, pemerintah kemudian memblokir aplikasi-aplikasi esensial yang selama ini menjadi urat nadi informasi bagi rakyat Rusia. Fenomena ini memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy yang menyebut kebijakan tersebut sebagai langkah mundur yang sangat jauh ke masa lalu.

Melalui unggahannya di platform X, Zelenskyy menyindir bahwa Rusia sebaiknya segera beralih kembali menggunakan surat pos, telegraf, hingga tenaga kuda untuk berkomunikasi. Sindiran ini mencerminkan betapa drastisnya dampak pemutusan akses digital tersebut bagi masyarakat modern. Namun, di balik narasi politik tersebut, terdapat kerumitan teknis yang membuat sensor internet di Rusia berbeda dengan negara lain seperti Iran atau Tiongkok.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Otoritas komunikasi Rusia telah memberikan sinyal kuat bahwa pemblokiran total terhadap Telegram akan dimulai pada awal April mendatang. Bahkan, pimpinan Rostelecom secara terbuka menyatakan bahwa WhatsApp sudah dianggap "mati" di wilayah Rusia. Sebagai gantinya, pemerintah sedang mempersiapkan peluncuran aplikasi pesan domestik Max yang berada di bawah kendali penuh negara.

Langkah ini merupakan bagian dari proyek jangka panjang "RuNet" atau internet berdaulat yang telah diuji coba sejak tahun 2019. Dengan mengalihkan warga ke aplikasi Max, pemerintah Rusia dapat dengan mudah mengawasi komunikasi warga dan menyaring konten yang dianggap subversif. Strategi ini mirip dengan model "Great Firewall" milik Tiongkok, di mana platform asing digantikan oleh ekosistem digital lokal yang patuh pada aturan sensor ketat.

Selain pemblokiran aplikasi, pemerintah juga telah mematikan jaringan seluler di sebagian besar wilayah negara selama setahun terakhir. Warga hanya diizinkan mengakses daftar situs web tertentu atau "white list" yang telah mendapatkan persetujuan resmi. Kebijakan isolasi internet Rusia global ini benar-benar menciptakan gelembung informasi yang memisahkan masyarakat Rusia dari realitas dunia luar.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Fenomena Pager dan Peta Kertas di Moskow

Dampak dari kebijakan ini sangat terasa di pusat kota Moskow, di mana internet seluler sempat dimatikan sepenuhnya beberapa waktu lalu. Gangguan ini menyebabkan kekacauan massal karena pengguna tidak bisa mengakses layanan perbankan digital hingga melakukan panggilan telepon darurat. Di tengah keputusasaan tersebut, muncul fenomena menarik di mana masyarakat mulai kembali ke teknologi analog untuk bertahan hidup.

TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved