Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Teknologi Penyimpanan Data DNA China Mampu Simpan Miliaran Foto
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Teknologi Penyimpanan Data DNA China Mampu Simpan Miliaran Foto

Iphan S
Iphan STim Redaksi beta.technonesia.id
Senin, 06 April 2026 - 02:59 WIB
Teknologi Penyimpanan Data DNA China Mampu Simpan Miliaran Foto

Teknologi penyimpanan data DNA

Sumber Foto :www.cnbcindonesia.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Technonesia - Teknologi penyimpanan data DNA kini memasuki babak baru setelah ilmuwan asal China berhasil menciptakan terobosan revolusioner berupa "kaset" DNA yang mampu menampung informasi dalam skala masif. Penemuan ini menjadi jawaban atas kekhawatiran dunia mengenai keterbatasan lahan dan energi untuk pusat data (data center) konvensional yang kian membengkak. Para peneliti mengembangkan sistem bernama DNA Cassette Tape, sebuah metode yang menggabungkan biologi molekuler dengan mekanisme penyimpanan mekanis tradisional.

Sistem inovatif ini menggunakan untaian DNA yang menyatu dengan strip plastik sepanjang 100 meter. Kapasitasnya sangat mencengangkan, di mana satu gulungan pita tersebut mampu menyimpan hingga 3 miliar lagu. Jika ilmuwan memperpanjang pita tersebut hingga 1 kilometer, maka teknologi penyimpanan data DNA ini sanggap menampung sekitar 362 ribu terabyte data atau setara dengan 60 miliar foto berkualitas tinggi.

Angka tersebut jauh melampaui kemampuan perangkat keras yang kita gunakan saat ini. Sebagai perbandingan, mayoritas laptop kelas atas hanya memiliki kapasitas penyimpanan antara 0,5 hingga 2 TB. Sementara itu, smartphone yang umum beredar di pasaran hanya berkisar pada kapasitas 125 GB atau 256 GB. Dengan kata lain, satu gulungan pita DNA ini bisa menggantikan jutaan perangkat penyimpanan silikon yang ada di dunia saat ini.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Keunggulan Teknologi Penyimpanan Data DNA Dibandingkan Media Konvensional

Para penulis penelitian dalam jurnal Live Science menegaskan bahwa DNA memiliki potensi besar sebagai media informasi generasi berikutnya. Hal ini karena DNA menawarkan kepadatan penyimpanan yang sangat tinggi dalam ruang yang sangat minim. Struktur heliks ganda DNA memungkinkan informasi tersimpan dalam unit molekuler yang jauh lebih kecil daripada transistor pada chip komputer mana pun.

Penggunaan teknologi penyimpanan data DNA dengan konfigurasi gulungan pita bertujuan untuk memaksimalkan pemanfaatan ruang material. Tim peneliti menjelaskan bahwa desain ini memperluas area fisik dan kapasitas penyimpanan hanya dengan meningkatkan panjang pita, tanpa memerlukan ruang penyimpanan yang luas secara horizontal. Ini adalah solusi cerdas untuk mengatasi krisis ruang di pusat data global yang saat ini mengonsumsi lahan luas dan energi listrik dalam jumlah besar.

Selain kapasitas, aspek keberlanjutan menjadi nilai tambah utama. Pusat data berbasis silikon memerlukan pendinginan aktif terus-menerus agar tidak mengalami overheating. Sebaliknya, teknologi penyimpanan data DNA bekerja secara pasif dan tidak membutuhkan daya listrik saat data hanya disimpan, sehingga jauh lebih ramah lingkungan dan hemat biaya operasional jangka panjang.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Ketahanan Luar Biasa Hingga Puluhan Ribu Tahun

Salah satu tantangan terbesar dalam penyimpanan data digital adalah usia pakai media penyimpanan. Hard disk dan SSD biasanya hanya bertahan sekitar 5 hingga 10 tahun sebelum risiko kerusakan data meningkat. Namun, tim peneliti China membuktikan bahwa penyimpanan di DNA memiliki kemampuan untuk diawetkan dalam waktu yang sangat lama. Mereka menyimpan untaian DNA pada kerangka organik logam yang disebut MOF (Metal-Organic Framework).

BERITA TERKAIT

Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved