Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
7 Bukti Lubang Kawah Bulan Terbaru Akibat Dampak Roket China
Advertisement
Sponsor SLOT 16

7 Bukti Lubang Kawah Bulan Terbaru Akibat Dampak Roket China

Olin Sianturi
Olin SianturiTim Redaksi beta.technonesia.id
Kamis, 27 November 2025 - 20:38 WIB
7 Bukti Lubang Kawah Bulan Terbaru Akibat Dampak Roket China

7 Bukti Lubang Kawah Bulan Terbaru Akibat Dampak Roket China

Sumber Foto :Istimewa
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Ilmuwan temukan lubang kawah bulan ganda misterius! Simak 7 fakta mengejutkan tentang Dampak Roket China yang menabrak permukaan satelit Bumi pada 2022.

Kabar mengejutkan datang dari eksplorasi luar angkasa. Para ilmuwan baru-baru ini mengonfirmasi penemuan sepasang kawah (kawah ganda) di permukaan Bulan yang terbentuk akibat benturan keras.

Setelah melalui investigasi mendalam, kesimpulan mengerucut pada satu pelaku: tahap pendorong roket Long March 3C milik Tiongkok (China). Peristiwa ini bukan hanya unik, tetapi juga memicu perdebatan penting tentang pengendalian puing-puing luar angkasa.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Tabrakan bersejarah ini terjadi pada Maret 2022, namun penemuan visual kawah ganda baru dikonfirmasi pada 24 Juni 2022. Fenomena ini menunjukkan betapa sulitnya melacak objek kecil yang bergerak cepat di ruang hampa.

Lubang Kawah Bulan: Penemuan yang Mengguncang Dunia Sains

Kawah ganda yang ditemukan di Bulan ini sama sekali berbeda dari kawah tabrakan lainnya yang biasa diamati. Kawah-kawah alami biasanya terbentuk oleh meteorit atau asteroid yang mendarat tanpa hambatan di permukaan Bulan.

Namun, kawah akibat roket cenderung berbeda. Roket umumnya memiliki cangkang kosong yang membuat dampak benturannya lebih menyerupai ‘memukul bantal’ ketimbang ‘memukul batu’.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Dalam kasus roket China ini, hasilnya justru jauh lebih merusak dari yang diperkirakan. Penemuan ini memaksa para ahli untuk memikirkan kembali bagaimana benda buatan manusia berinteraksi dengan permukaan planet.

Mengapa Struktur Lubang Kawah Bulan Ganda Ini Begitu Unik?

Kawah yang ditemukan bukanlah satu lubang tunggal, melainkan dua lubang yang saling tumpang tindih. Kawah timur diukur sekitar 19,5 yard (sekitar 17,8 meter), sedangkan kawah barat sedikit lebih kecil, yaitu 17,5 yard (sekitar 16 meter).

Para peneliti dari University of Arizona, yang pertama kali mengonfirmasi penemuan ini, menjelaskan bahwa formasi ganda ini mengindikasikan distribusi massa yang tidak merata pada tahap pendorong roket.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Fakta menariknya, roket dirancang kosong di bagian depannya untuk mengangkut muatan. Bagian pendorong roket Long March 3C yang menabrak Bulan kemungkinan besar memiliki massa yang terkonsentrasi di kedua ujungnya—satu ujung memiliki mesin, dan ujung lainnya memiliki perangkat keras tambahan—sehingga menciptakan dua dampak terpisah pada saat benturan terjadi.

7 Fakta Mengejutkan di Balik Dampak Roket China

Identifikasi roket China sebagai penyebab kawah ganda ini awalnya merupakan proses yang panjang dan membingungkan. Spekulasi liar sempat beredar sebelum para ilmuwan berhasil mengaitkannya dengan misi tertentu. Berikut adalah 7 fakta penting seputar Dampak Roket China ini:

  • Asal Usul yang Kontroversial: Puing-puing yang menabrak Bulan diyakini berasal dari roket Long March 3C, yang diluncurkan pada Oktober 2014. Roket ini membawa pesawat antariksa Chang'e-5 T1 sebagai bagian dari misi eksplorasi Bulan.
  • Identifikasi yang Keliru: Sebelum dikonfirmasi sebagai roket China, puing ini sempat diidentifikasi salah sebagai tahap pendorong roket Falcon 9 milik SpaceX pada awal 2022. Kesalahan ini menunjukkan betapa kompleksnya pelacakan puing angkasa.
  • Waktu Tabrakan Tepat: Tabrakan terjadi pada tanggal 4 Maret 2022, di sisi jauh Bulan, yang membuat deteksi secara langsung menjadi mustahil pada saat kejadian.
  • Lokasi yang Tersembunyi: Kawah tersebut terletak di dekat Ekuator Bulan, di kawah Hertzsprung. Area ini merupakan sisi jauh Bulan yang tidak pernah menghadap Bumi.
  • Energi Benturan yang Fantastis: Roket menabrak Bulan dengan kecepatan yang sangat tinggi, diperkirakan mencapai sekitar 5.800 mil per jam (sekitar 9.330 km/jam). Energi kinetik yang dilepaskan setara dengan ledakan yang cukup besar.
  • Bukti Komposisi: Analisis spektroskopi dari kawah (meskipun masih dalam proses) diharapkan dapat menunjukkan jejak material buatan manusia, membedakannya dari tabrakan meteorit alami.
  • Preseden Pertama: Ini adalah pertama kalinya sepotong besar puing luar angkasa yang sengaja dibiarkan oleh negara tertentu dikonfirmasi telah menabrak permukaan Bulan dan meninggalkan kawah ganda yang terdeteksi.

Mengidentifikasi Pelakunya: Siapa Pemilik Roket Long March 3C?

Proses identifikasi puing yang menabrak Bulan ini adalah pelajaran penting dalam dunia astronomi. Awalnya, seorang pelacak puing independen Bill Gray, mengidentifikasi objek tersebut sebagai tahap pendorong roket Falcon 9 SpaceX.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

BERITA TERKAIT

Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved