Namun, ilmuwan juga mengakui adanya interpretasi simbolis. Dalam penemuan ilmiah Hajar Aswad, warna hitam yang pekat adalah salah satu ciri fisik utama yang paling menarik perhatian, membedakannya dari batu-batuan di sekitarnya. Banyak ahli menyimpulkan bahwa karakteristik fisik ini lebih cocok dengan material asing (meteorik) daripada batuan dasar Arab yang umum.
Kesimpulan Ilmiah dan Kepercayaan
Meskipun penelitian ilmiah belum dapat memberikan kesimpulan definitif 100% tanpa adanya analisis sampel laboratorium yang mendalam, mayoritas bukti dan observasi awal mengarah pada hipotesis bahwa Hajar Aswad kemungkinan besar adalah meteorit.
Jika terbukti secara ilmiah bahwa ia adalah meteorit, hal ini justru memperkuat narasi keagamaan. Kisah bahwa batu tersebut datang "dari surga" akan memiliki padanan ilmiah: sebuah benda dari luar angkasa yang mendarat di Bumi. Hal ini menunjukkan harmoni antara keajaiban sejarah dan fakta kosmik.
Baca Juga :
Sampai saat ini, Asal usul Batu Hajar Aswad tetap menjadi salah satu misteri paling menarik di dunia, sebuah jembatan yang menghubungkan keimanan yang dalam dengan keingintahuan ilmiah yang tiada akhir.