Technonesia - Recall SUV Mewah Rolls-Royce Cullinan resmi diumumkan oleh pihak pabrikan asal Inggris setelah menemukan adanya potensi kegagalan pada sistem keselamatan penumpang. Langkah penarikan kembali ini menyasar sejumlah unit yang terindikasi memiliki masalah pada komponen baut pengencang sabuk pengaman di baris belakang. Sebagai merek yang menjunjung tinggi kesempurnaan dan detail, Rolls-Royce tidak ingin mengambil risiko sekecil apa pun terkait aspek proteksi penggunanya.
Berdasarkan informasi resmi perusahaan, permasalahan ini muncul akibat adanya ketidaksesuaian spesifikasi saat proses perakitan di pabrik. Tim produksi mengidentifikasi bahwa terdapat kemungkinan baut pada mekanisme safety belt retractor atau pengencang sabuk pengaman tidak terpasang dengan torsi yang tepat. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa komponen tersebut dapat melonggar seiring berjalannya waktu dan penggunaan kendaraan secara rutin.
Kronologi Penemuan Masalah Sabuk Pengaman
Penyebab utama dilakukannya Recall SUV Mewah Rolls-Royce Cullinan ini sebenarnya terdeteksi melalui prosedur kendali mutu yang sangat ketat. Temuan berawal ketika tim penguji internal Rolls-Royce melakukan uji jalan rutin pada unit produksi terbaru. Dalam proses tersebut, teknisi mendengar suara-suara aneh atau bunyi tidak normal yang berasal dari area kabin bagian belakang.
Setelah dilakukan investigasi mendalam dan pembongkaran komponen, tim teknis menemukan bahwa sumber bunyi tersebut berasal dari baut retractor sabuk pengaman yang tidak kencang. Penyelidikan lebih lanjut kemudian mengungkap bahwa potensi masalah ini meluas ke sejumlah unit yang diproduksi dalam rentang waktu tertentu. Rolls-Royce segera memetakan data produksi untuk memastikan berapa banyak konsumen yang terdampak oleh isu teknis ini.
Investigasi teknik mengonfirmasi bahwa unit yang berisiko adalah model Cullinan yang diproduksi mulai dari 27 November 2019. Meskipun Rolls-Royce dikenal dengan proses pembuatan tangan (hand-built) yang presisi, kesalahan teknis pada alat pengencang otomatis atau prosedur manual pada periode tersebut menjadi fokus utama perbaikan dalam program Recall SUV Mewah Rolls-Royce Cullinan ini.
Risiko Keselamatan dan Dampak Bagi Penumpang
Masalah pada baut sabuk pengaman bukanlah hal yang bisa dianggap remeh, terutama pada kendaraan dengan performa tinggi seperti Rolls-Royce Cullinan. Jika baut pengencang tersebut lepas atau mengendur secara signifikan, fungsi utama sabuk pengaman untuk menahan beban tubuh penumpang saat terjadi pengereman mendadak atau benturan tidak akan bekerja secara optimal. Hal ini secara langsung meningkatkan risiko cedera serius bagi penumpang di kursi belakang.
Selain masalah pada sabuk pengaman, investigasi internal juga menunjukkan adanya risiko tambahan pada stabilitas sandaran kursi. Dalam skenario kecelakaan tertentu, baut yang longgar dapat menyebabkan sandaran kursi belakang bergerak ke arah depan. Jika bagasi dalam kondisi penuh, pergeseran barang bawaan yang tertahan oleh sandaran kursi yang tidak kokoh dapat memperparah dampak benturan bagi penumpang di depannya.