Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Produksi iPhone di Amerika Serikat: Apple Gandeng 4 Mitra Baru
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Produksi iPhone di Amerika Serikat: Apple Gandeng 4 Mitra Baru

Olin Sianturi
Olin SianturiTim Redaksi beta.technonesia.id
Senin, 30 Maret 2026 - 02:54 WIB
Produksi iPhone di Amerika Serikat: Apple Gandeng 4 Mitra Baru

Produksi iPhone di Amerika Serikat

Sumber Foto :inet.detik.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Tahun ini menjadi momentum krusial karena Apple diperkirakan akan membeli lebih dari 100 juta chip langsung dari fasilitas fabrikasi TSMC yang berlokasi di Arizona. Fenomena ini menunjukkan bahwa ekosistem semikonduktor di AS mulai menunjukkan taji setelah mendapatkan dorongan regulasi dan insentif dari pemerintah setempat. Apple secara bertahap mulai mengurangi ketergantungan pada fasilitas luar negeri untuk komponen-komponen yang bersifat sensitif dan strategis.

Selain mitra baru, para pemain lama juga terus memperdalam komitmen mereka di tanah Amerika. Amkor, salah satu raksasa pengemasan chip, sedang membangun fasilitas packaging senilai USD 7 miliar atau sekitar Rp 110 triliun di Arizona. Begitu pula dengan Corning yang kini memindahkan seluruh proses produksi cover glass untuk iPhone dan Apple Watch ke fasilitas mereka di Kentucky. Semua langkah ini memperkuat fondasi Produksi iPhone di Amerika Serikat agar lebih kompetitif secara global.

Meskipun kemajuan ini terlihat sangat masif, tantangan besar masih membayangi ambisi Apple. Investasi USD 400 juta untuk empat mitra baru tersebut sebenarnya hanya bagian kecil dari total komitmen Apple sebesar USD 600 miliar (sekitar Rp 9.400 triliun) untuk pengembangan manufaktur di AS dalam jangka waktu empat tahun. Skala produksi di Amerika Serikat masih belum mampu menandingi efisiensi dan volume produksi di Asia sepenuhnya.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Hingga saat ini, proses produksi chip yang paling canggih dengan teknologi fabrikasi terkecil masih terpusat di Taiwan. Selain itu, perakitan akhir atau final assembly sebagian besar unit iPhone masih dilakukan di pabrik-pabrik besar di China dan India. Apple harus menyeimbangkan antara tekanan politik untuk melakukan lokalisasi produksi dengan realitas biaya manufaktur yang jauh lebih tinggi di Amerika Serikat.

Namun, dengan semakin banyaknya komponen inti seperti sensor kamera, chip AI, dan sistem keamanan yang dibuat secara lokal, Apple setidaknya telah membangun benteng pertahanan terhadap potensi perang dagang di masa depan. Perusahaan kini memiliki fleksibilitas lebih besar dalam mengelola stok komponen tanpa harus selalu khawatir dengan kendala pengiriman lintas benua yang seringkali tidak terduga.

Pada akhirnya, komitmen Apple untuk terus meningkatkan Produksi iPhone di Amerika Serikat akan memberikan dampak domino bagi industri teknologi lokal. Selain menciptakan ribuan lapangan kerja baru di sektor teknologi tinggi, langkah ini juga memicu inovasi lebih cepat dalam pengembangan material semikonduktor. Apple membuktikan bahwa meskipun proses transisi ini memakan waktu dan biaya yang besar, kemandirian rantai pasok adalah investasi yang tidak bisa ditawar lagi demi keberlanjutan bisnis di era modern.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Otomotif, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TECHNONESIA. Ikuti kami di :

TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved