NTT Ltd., pemain utama dalam infrastruktur dan layanan teknologi informasi global, meramalkan tahun 2024 sebagai puncak dominasi teknologi Artificial Intelligence (AI) di berbagai perusahaan global.

Shahid Ahmed, Group EVP, New Ventures and Innovation di NTT Ltd., mengungkapkan bahwa kombinasi tren baru dan tren utama, seperti jaringan, Edge, 5G Privat, pusat data, dan cloud, akan menjadi fokus utama pada tahun 2024.

“Adopsi AI tumbuh secara eksponensial, dan dengan kemajuan teknologi seperti artificial general intelligence (AGI) dan singularitas yang masih di masa depan, manusia akan menjadi elemen kunci dalam cerita AI,” ujarnya.

Jaringan Kabel Optik – Melangkah ke Masa Depan

Pada tahun 2024, penggunaan jaringan optik diperkirakan akan meningkat dengan penekanan pada efisiensi, keandalan, dan persiapan untuk masa depan.

Lebih dari 90% eksekutif senior berkeinginan untuk memodernisasi jaringan mereka, dan lebih dari 100 perusahaan berkolaborasi untuk memajukan Jaringan Optik dan Nirkabel Inovatif (IOWN), menciptakan era jaringan yang lebih canggih dan andal.

Invisible Clouds Bergerak Lebih Dalam – Manfaat Cloud yang Tidak Terlihat

Pada 2024, paket software vertical cloud, PaaS, dan IaaS layer akan lebih banyak digunakan untuk orientasi kebutuhan industri.

Perusahaan seperti transportasi dan pertahanan beralih ke infrastruktur cloud untuk mengoptimalkan pengeluaran dan mengurangi biaya.

‘Dark NOC’ – Operasi Jaringan yang Otomatis

Dengan kemajuan AI dalam operasi TI (AIOps), konsep Network Operations Center (NOC) yang sepenuhnya otomatis tanpa intervensi manusia menjadi harapan ideal.

Selama 12 bulan ke depan, perusahaan jaringan akan semakin mengintegrasikan AIOps untuk meningkatkan kualitas jaringan, mendukung teknisi, dan memodernisasi infrastruktur. Meskipun otomatisasi menjadi inti dari ‘Dark NOC,’ peran manusia tetap kunci.

Keberlanjutan Solusi Teknologi Terbaru – Menuju Net Zero

Tahun 2024 akan memberikan dampak besar terhadap teknologi yang diuji, diinvestasikan, dibeli, dan dikembangkan.

Perusahaan akan lebih menggunakan teknologi baru seperti jaringan Private 5G untuk mendukung inisiatif ESG, mulai dari mitigasi karbon hingga ekonomi sirkular.

Ekosistem IoT – Menghubungkan Semua Dengan 5G dan Edge Computing

Kombinasi IoT, Private 5G, dan edge computing memungkinkan perusahaan mendapatkan wawasan real-time untuk membuat keputusan yang lebih baik.

Dengan meningkatnya digitalisasi, perusahaan membutuhkan lebih banyak konektivitas dan perangkat teknologi terbaru.

Peningkatan otomatisasi, computer vision, dan digital twins menjadi kasus penggunaan utama yang mendorong kebutuhan akan kemampuan edge yang kuat.

Keahlian Manusia Menerapkan Sistem AI – Mengatasi Keterbatasan Otomatisasi

Meskipun perusahaan berencana mengintegrasikan AI dalam pengalaman pelanggan, keahlian manusia tetap kunci.

Dengan fokus pada reskilling dan upskilling, perusahaan dapat memenuhi kebutuhan keterampilan yang semakin meningkat.

Penelitian NTT DATA menunjukkan bahwa investasi dalam pengembangan keterampilan dapat meningkatkan profitabilitas.

AI yang Lebih Inovatif – Transformasi Rak Data Center

Dengan kehadiran teknologi AI, rak data center yang awalnya mengonsumsi 6-8 kilowatt listrik, kini mampu mencapai kapasitas 50-100 kilowatt. Ini berpotensi menggandakan dan bahkan tiga kali lipat konsumsi listrik di masa depan.

Pada 2024, lebih banyak perusahaan akan bekerja sama dengan penyedia energi listrik untuk solusi yang lebih berkelanjutan.