Celah Keamanan Baru yang Diungkap Peneliti
Meskipun digadang-gadang sebagai pengganti password aman, sistem biometrik ini ternyata tidak sepenuhnya kebal dari serangan siber. Sebuah penelitian terbaru dari SquareX pada tahun 2025 berhasil mengidentifikasi celah kritis dalam alur kerja sistem tersebut. Peneliti menemukan bahwa peretas masih bisa memanipulasi proses pendaftaran passkey.
Peneliti SquareX, Shourya Pratap Singh, menjelaskan bahwa penyerang dapat dengan mudah memalsukan pendaftaran dan autentikasi passkey. Hal ini dilakukan dengan cara mencegat alur kerja (workflow) komunikasi passkey yang terjadi di dalam peramban (browser). Ketika sistem menganggap permintaan biometrik sebagai sinyal aman, peretas justru menyusup di latar belakang.
Risiko ini tidak bisa dianggap remeh karena berdampak langsung pada kredibilitas sistem keamanan modern. Hampir semua aplikasi konsumen dan perusahaan kini menghadapi ancaman eksploitasi serupa. Beberapa sektor yang paling rentan terhadap celah ini meliputi:
- Aplikasi perbankan dan layanan finansial.
- Platform penyimpanan data awan (cloud storage) penting.
- Sistem manajemen internal perusahaan berskala besar.
- Layanan email utama yang menyimpan data kredensial pihak ketiga.
Strategi Mitigasi Menghadapi Ancaman Siber Modern
Untuk mengantisipasi celah ini, para ahli menyarankan agar implementasi pengganti password aman ini tetap didukung oleh lapisan enkripsi tambahan di sisi server. Perusahaan pengembang aplikasi harus memastikan bahwa peramban yang digunakan pengguna memiliki sistem proteksi yang ketat terhadap ekstensi berbahaya yang berpotensi mencegat jalurnya data.
Pengguna juga diimbau untuk selalu memperbarui sistem operasi dan aplikasi peramban mereka ke versi terbaru. Pembaruan berkala biasanya membawa tambalan keamanan (security patch) untuk menutup celah-celah baru yang ditemukan oleh para peneliti siber di seluruh dunia.
Keamanan digital adalah proses yang terus berkembang dan tidak akan pernah mencapai titik final yang sepenuhnya sempurna. Kesadaran akan risiko ini penting agar transisi menuju pengganti password aman tidak justru membuka pintu baru bagi para peretas untuk menguasai data pribadi kita.