Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Matahari Terbit dari Barat: NASA Ungkap Fakta Sebenarnya
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Matahari Terbit dari Barat: NASA Ungkap Fakta Sebenarnya

Iphan S
Iphan STim Redaksi beta.technonesia.id
Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:47 WIB
Matahari Terbit dari Barat: NASA Ungkap Fakta Sebenarnya

matahari terbit dari barat

Sumber Foto :www.cnbcindonesia.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Technonesia - Matahari terbit dari barat menjadi topik hangat yang memicu kehebohan di kalangan warganet setelah sebuah unggahan viral di berbagai platform media sosial. Narasi yang beredar luas tersebut mengaitkan fenomena alam tak biasa ini dengan tanda-tanda akhir zaman atau kiamat yang sudah di depan mata. Informasi yang menyesatkan tersebut mengklaim bahwa Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) memvalidasi teori kepunahan massal ini melalui penelitian terbaru mereka.

Unggahan viral yang tertulis dalam bahasa Inggris dan bahasa Thailand itu menyebutkan bahwa Bumi akan segera mengalami perubahan arah putaran secara drastis. Menurut klaim sepihak tersebut, pergeseran kutub magnet yang ekstrem akan memicu fenomena luar biasa di mana matahari terbit dari barat akibat rotasi bumi terbalik. Spekulasi ini menyebar dengan sangat cepat di jejaring sosial seperti Facebook, memicu kepanikan massal karena mencatut nama lembaga sains paling bereputasi di dunia demi mendapatkan kredibilitas palsu.

Penjelasan NASA Mengenai Isu Matahari Terbit dari Barat

Menanggapi kepanikan publik yang terus meluas, perwakilan resmi dari NASA segera memberikan klarifikasi ilmiah yang tegas untuk meluruskan disinformasi tersebut. Bettina Inclan, Associate Administrator for Communications NASA, menegaskan bahwa lembaga mereka tidak pernah merilis pernyataan atau mendukung teori mengerikan itu. Ia memastikan kabar tentang matahari terbit dari barat akibat kerusakan sistem tata surya adalah hoaks yang sengaja disebarkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

"Baik NASA maupun organisasi ilmiah lainnya tidak pernah memprediksi bahwa Matahari akan terbit dari arah barat dalam waktu dekat atau kapan pun," ujar Inclan dalam sebuah pernyataan resmi. Ia menambahkan bahwa klaim ilmiah yang dicantumkan dalam unggahan media sosial tersebut telah diputarbalikkan demi memicu sensasionalisme dan ketakutan di tengah masyarakat modern.

Meskipun demikian, pihak NASA membenarkan bahwa fenomena pembalikan medan magnet bumi adalah peristiwa nyata yang memang pernah terjadi di masa lampau. Para ilmuwan geologi mencatat bahwa kutub magnet utara dan selatan Bumi bergeser secara berkala dan bertukar posisi setiap beberapa ratus ribu tahun sekali. Proses geomagnetik alami ini terekam dengan jelas dalam batuan purba yang mengandung zat besi di dasar samudra di seluruh dunia.

Namun, para ahli geofisika menegaskan bahwa pembalikan medan magnet bumi tidak akan pernah memengaruhi arah putaran fisik planet pada porosnya. Rotasi fisik Bumi tetap berjalan normal dari barat ke timur karena momentum sudut yang sangat besar yang terjaga sejak miliaran tahun lalu saat planet ini pertama kali terbentuk. Oleh karena itu, perubahan medan magnetik sama sekali tidak memiliki kekuatan mekanis untuk membuat matahari terbit dari barat di planet kita.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Belajar dari Venus, Planet yang Berotasi Terbalik

Menariknya, dalam sistem tata surya kita, memang ada satu planet tetangga yang mengalami fenomena unik ini secara permanen sepanjang waktu. Planet Venus memiliki arah rotasi retrograde, yang berarti planet tetangga Bumi ini berputar searah jarum jam, berlawanan dengan Bumi dan mayoritas planet lainnya. Akibat dari rotasi yang unik ini, di planet Venus, fenomena matahari terbit dari barat benar-benar terjadi setiap hari bagi siapa pun yang berdiri di permukaannya.

TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved