Target penyelesaian seluruh rangkaian pekerjaan ini adalah pada 7 Mei 2026. Pada tanggal tersebut, sistem diharapkan sudah masuk dalam status Ready for Service (RFS), di mana seluruh kapasitas jaringan kembali pulih 100 persen. Selama masa tunggu, Telkom biasanya melakukan pengalihan trafik (rerouting) ke jalur kabel lain guna meminimalisir dampak gangguan kepada pelanggan.
Dengan pengerjaan yang profesional dan dukungan teknologi mumpuni, Telkominfra optimis bahwa perbaikan kabel laut Sulawesi ini akan selesai tepat waktu. Langkah ini menjadi bukti nyata tanggung jawab perusahaan dalam menjaga kedaulatan infrastruktur digital dan memastikan seluruh pelosok negeri tetap terhubung tanpa hambatan.