Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Sewa tubuh manusia untuk AI: Tren Gig Economy Masa Depan
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Sewa tubuh manusia untuk AI: Tren Gig Economy Masa Depan

Iphan S
Iphan STim Redaksi beta.technonesia.id
Minggu, 19 April 2026 - 16:55 WIB
Sewa tubuh manusia untuk AI: Tren Gig Economy Masa Depan

Sewa tubuh manusia untuk AI

Sumber Foto :www.cnbcindonesia.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16
  • Mengambil paket di lokasi tertentu dan mengantarkannya ke titik tujuan.
  • Menghadiri acara atau seminar sebagai perwakilan fisik dari entitas AI.
  • Melakukan tugas media sosial sederhana seperti berlangganan akun Twitter dengan upah mulai dari US$ 1 (sekitar Rp 16.800).
  • Mengambil foto selfie sambil memegang tulisan tertentu sebagai bukti verifikasi fisik dengan bayaran mencapai US$ 100 (sekitar Rp 1,6 juta).

Membangun Ekosistem Gig Economy 3.0

Visi Liteplo dalam mengembangkan layanan sewa tubuh manusia untuk AI adalah menciptakan ekosistem kerja serabutan atau gig economy generasi baru. Ia terinspirasi dari kesuksesan platform seperti Uber yang kemudian memicu lahirnya raksasa teknologi lain seperti Gojek dan Grab di Indonesia. Namun, perbedaan mendasarnya terletak pada siapa yang memegang kendali operasional.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Dalam model ekonomi konvensional, manusia menggunakan aplikasi untuk mencari nafkah. Namun dalam ekosistem RentAHuman, AI bertindak sebagai pemberi kerja yang aktif mencari sumber daya manusia. Hal ini membuka peluang bagi siapa saja untuk mendapatkan penghasilan tambahan hanya dengan mengikuti instruksi digital di dunia nyata. Liteplo mendesain antarmuka situsnya agar sangat ramah terhadap robot (bot-friendly), sehingga agen AI dapat dengan mudah "membaca" dan mengeksekusi penyewaan tenaga kerja secara mandiri.

Kehadiran teknologi ini tentu memicu diskusi mengenai etika dan privasi. Banyak pakar teknologi mulai mempertanyakan batasan kendali AI terhadap tindakan manusia. Namun, bagi para pendukungnya, ini adalah solusi efisien untuk menghubungkan kecerdasan digital yang tak terbatas dengan keterbatasan fisik mesin yang ada saat ini. AI kini tidak lagi terkurung dalam layar monitor, melainkan sudah mulai memiliki "tangan dan kaki" melalui manusia yang bersedia disewa.

Seiring dengan perkembangan teknologi agen otonom yang semakin cerdas, permintaan terhadap sewa tubuh manusia untuk AI diprediksi akan terus meningkat. Platform ini bukan sekadar tempat mencari uang tambahan, melainkan sebuah eksperimen sosial tentang bagaimana manusia dan kecerdasan buatan dapat berkolaborasi dalam struktur ekonomi yang benar-benar baru dan belum pernah terbayangkan sebelumnya.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Otomotif, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TECHNONESIA. Ikuti kami di :

BERITA TERKAIT

TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved