Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Asteroid Apophis Menuju Bumi: NASA Pantau Jarak Paling Dekat
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Asteroid Apophis Menuju Bumi: NASA Pantau Jarak Paling Dekat

Ana Octarin
Ana OctarinTim Redaksi beta.technonesia.id
Kamis, 16 April 2026 - 01:55 WIB
Asteroid Apophis Menuju Bumi: NASA Pantau Jarak Paling Dekat

Asteroid Apophis Menuju Bumi

Sumber Foto :www.cnbcindonesia.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Technonesia - Asteroid Apophis Menuju Bumi dengan kecepatan tinggi dan diprediksi akan mencapai titik terdekatnya dengan planet kita pada April 2029 mendatang. Badan antariksa Amerika Serikat, NASA, melaporkan bahwa objek luar angkasa yang mendapat julukan "God of Chaos" ini akan melintas hanya dalam jarak sekitar 32 ribu kilometer dari permukaan Bumi. Jarak tersebut tergolong sangat ekstrem dalam skala astronomi, karena 12 kali lebih dekat daripada jarak rata-rata Bulan ke Bumi.

Kedekatan lintasan ini bahkan melampaui posisi beberapa satelit geostasioner yang mengorbit planet kita. Fenomena pergerakan Asteroid Apophis Menuju Bumi menjadi salah satu peristiwa paling langka dalam sejarah pengamatan antariksa modern. Para ahli menyebutkan bahwa objek sebesar ini sangat jarang melintas sedekat itu dengan Bumi dalam siklus waktu yang sangat panjang.

Nama Apophis sendiri diambil dari mitologi Mesir kuno yang melambangkan kegelapan dan kehancuran. Meskipun namanya terdengar mengerikan, para astronom memastikan bahwa masyarakat tidak perlu panik. Pendekatan ini justru menjadi kesempatan emas bagi dunia ilmu pengetahuan untuk mempelajari sisa-sisa pembentukan tata surya yang berusia miliaran tahun tanpa harus mengirim wahana ke tempat yang jauh.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Risiko Jalur Asteroid Apophis Menuju Bumi dalam 100 Tahun

Sejak pertama kali terdeteksi pada tahun 2004, para ilmuwan terus memantau pergerakan Asteroid Apophis Menuju Bumi secara intensif. Pada awal penemuannya, asteroid ini sempat memicu kekhawatiran global karena kalkulasi awal menunjukkan adanya peluang tabrakan pada tahun 2029, 2036, hingga 2068. Ketidakpastian orbit saat itu membuat Apophis masuk dalam daftar asteroid paling berbahaya bagi peradaban.

Namun, berkat kemajuan teknologi teleskop optik dan radar berbasis darat, para astronom kini memiliki data yang jauh lebih akurat. Analisis terbaru memastikan bahwa Asteroid Apophis Menuju Bumi tidak akan menabrak planet kita setidaknya untuk kurun waktu 100 tahun ke depan. Kepastian ini memberikan kelegaan bagi komunitas internasional yang sebelumnya sempat merencanakan misi pengalihan jalur asteroid.

Meski risiko tabrakan telah dikesampingkan, gravitasi Bumi tetap akan memberikan dampak pada asteroid tersebut. Saat melintas nanti, tarikan gravitasi planet kita diprediksi akan sedikit mengubah lintasan orbit Apophis saat mengelilingi Matahari. Perubahan orbit ini justru menjadi fokus penelitian para ahli untuk memahami bagaimana interaksi gravitasi antar benda langit bekerja secara dinamis.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Karakteristik Unik Sang "Dewa Kekacauan"

Apophis bukan sekadar bongkahan batu biasa. Asteroid ini merupakan material purba yang terbentuk sekitar 4,6 miliar tahun lalu, bersamaan dengan lahirnya tata surya. Karena tidak pernah bergabung menjadi planet atau bulan, Apophis menyimpan rahasia kimiawi dari masa lalu yang sangat berharga bagi para peneliti di NASA dan badan antariksa lainnya.

Secara fisik, asteroid ini memiliki dimensi yang cukup masif dengan ukuran rata-rata sekitar 340 meter. Beberapa bagian tubuhnya bahkan mencapai panjang lebih dari 450 meter. Dengan ukuran sebesar itu, jika terjadi tabrakan, dampaknya bisa setara dengan ledakan ribuan bom atom. Itulah alasan mengapa pemantauan Asteroid Apophis Menuju Bumi tetap menjadi prioritas utama pertahanan planet.

TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved