Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Krisis Pasokan Helium Global Ancam Produksi Chip Samsung
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Krisis Pasokan Helium Global Ancam Produksi Chip Samsung

Ana Octarin
Ana OctarinTim Redaksi beta.technonesia.id
Jumat, 03 April 2026 - 05:22 WIB
Krisis Pasokan Helium Global Ancam Produksi Chip Samsung

Krisis pasokan helium global

Sumber Foto :inet.detik.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Kelangkaan ini mulai merambat ke sektor lain yang bergantung pada chip. Industri otomotif yang baru saja pulih dari krisis cip beberapa tahun lalu, kini kembali terancam. Kendaraan listrik (EV) membutuhkan ribuan chip mikro yang pembuatannya memerlukan helium dalam jumlah besar. Jika produksi chip melambat, maka waktu tunggu atau inden kendaraan bermotor akan kembali memanjang, yang pada akhirnya memukul daya beli konsumen.

Pakar rantai pasok dari Semicon China juga memberikan peringatan keras. Mereka melihat tanda-tanda penundaan pengiriman dari perusahaan pendukung seperti VAT dan Mycronic. Perusahaan-perusahaan ini melaporkan bahwa waktu tunggu (lead time) untuk peralatan manufaktur mereka menjadi lebih lama karena kesulitan mendapatkan komponen yang diproses menggunakan helium. Hal ini membuktikan bahwa krisis pasokan helium global memiliki dampak sistemik yang luas.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Di sisi lain, peta kekuatan energi dunia mulai bergeser. Rusia sebenarnya memiliki cadangan helium yang sangat melimpah, terutama melalui proyek Amur yang masif. Namun, sanksi ekonomi dari negara-negara Barat membuat helium asal Rusia sulit menembus pasar Eropa dan Amerika Serikat. Hal ini menciptakan ketimpangan distribusi yang aneh di pasar global, di mana satu sisi mengalami kelangkaan hebat, sementara sisi lain memiliki stok berlebih namun terisolasi.

China memanfaatkan celah ini dengan sangat cerdik. Tiongkok terus meningkatkan volume impor helium mereka dari Moskow hingga melonjak 60 persen pada tahun 2025. Dengan mengamankan pasokan dari Rusia, industri chip China berpotensi memiliki daya saing lebih tinggi dibandingkan pesaing mereka di Korea Selatan atau Taiwan yang terjepit oleh krisis pasokan helium global. Langkah strategis Beijing ini bisa mengubah peta dominasi teknologi semikonduktor dalam satu dekade ke depan.

Ketergantungan pada gas helium juga memicu riset baru di bidang material. Beberapa ilmuwan mulai mencari alternatif gas pendingin atau metode manufaktur yang lebih hemat helium. Namun, teknologi tersebut masih dalam tahap awal dan belum bisa diterapkan dalam skala industri besar dalam waktu singkat. Untuk saat ini, industri chip dunia masih harus bergantung sepenuhnya pada ketersediaan gas langka ini di pasar internasional.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Jika ketegangan di Timur Tengah tidak segera mereda, perusahaan teknologi mungkin harus mengambil langkah ekstrem. Opsi untuk memperlambat laju produksi atau menutup sementara lini fabrikasi tertentu sudah mulai dibahas di ruang-ruang rapat direksi. Dampaknya akan sangat terasa pada harga smartphone dan perangkat komputer di tingkat konsumen yang diprediksi akan mengalami kenaikan harga signifikan pada akhir tahun.

Kesadaran akan pentingnya diversifikasi sumber daya menjadi pelajaran berharga dari fenomena ini. Negara-negara industri maju kini mulai mempertimbangkan untuk membangun cadangan helium strategis, mirip dengan cadangan minyak nasional. Tanpa langkah mitigasi yang konkret, industri teknologi akan selalu berada di bawah bayang-bayang ancaman krisis pasokan helium global yang bisa meledak kapan saja.

TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved