Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Aplikasi WhatsApp Palsu Berbahaya Incar Pengguna, Meta Beri Peringatan
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Aplikasi WhatsApp Palsu Berbahaya Incar Pengguna, Meta Beri Peringatan

Iphan S
Iphan STim Redaksi beta.technonesia.id
Kamis, 02 April 2026 - 22:22 WIB
Aplikasi WhatsApp Palsu Berbahaya Incar Pengguna, Meta Beri Peringatan

Aplikasi WhatsApp palsu berbahaya

Sumber Foto :www.cnbcindonesia.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Tekanan dari politisi oposisi dan organisasi jurnalis akhirnya membuahkan hasil. Pada Juni 2025, pemerintah Italia secara resmi mengumumkan pemutusan kerja sama dengan Paragon. Namun, munculnya aplikasi WhatsApp palsu berbahaya yang dikembangkan oleh ASIGINT menunjukkan bahwa upaya pengintaian digital masih terus berlangsung dengan metode yang lebih rapi dan sulit terdeteksi oleh pengguna awam.

Bagi pengguna, risiko mengunduh aplikasi WhatsApp palsu berbahaya ini sangat fatal. Selain pencurian riwayat percakapan, spyware ini mampu merekam panggilan suara secara real-time dan mengambil tangkapan layar secara berkala. Semua data tersebut kemudian dikirimkan ke server jarak jauh yang dikendalikan oleh operator intelijen, sehingga privasi pengguna hilang sepenuhnya.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Cara Melindungi Diri dari Ancaman Malware

Pakar keamanan siber menyarankan agar pengguna selalu waspada terhadap tautan unduhan yang berasal dari luar toko aplikasi resmi seperti Google Play Store atau Apple App Store. Meskipun aplikasi pihak ketiga sering kali menawarkan fitur tambahan yang menarik, risiko keamanan yang dibawa jauh lebih besar. Meta juga terus memperbarui sistem keamanan internal WhatsApp guna mendeteksi keberadaan kode enkripsi yang tidak sah.

Penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa WhatsApp resmi tidak pernah meminta pengguna mengunduh pembaruan melalui situs web pihak ketiga atau pesan berantai. Selalu pastikan aplikasi yang Anda gunakan adalah versi terbaru yang dirilis langsung oleh WhatsApp Inc. Edukasi mengenai literasi digital menjadi kunci utama untuk memutus rantai penyebaran aplikasi WhatsApp palsu berbahaya yang kian masif di jagat maya.

Sebagai langkah pencegahan tambahan, pengguna disarankan untuk mengaktifkan fitur verifikasi dua langkah dan rutin memeriksa daftar perangkat yang terhubung melalui fitur 'Linked Devices'. Jika menemukan aktivitas yang mencurigakan, segera hapus aplikasi dan lakukan reset pabrik pada perangkat untuk memastikan tidak ada sisa-sisa kode jahat yang tertinggal. Tetaplah waspada terhadap ancaman aplikasi WhatsApp palsu berbahaya demi menjaga keamanan data pribadi Anda di era digital ini.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Otomotif, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TECHNONESIA. Ikuti kami di :

BERITA TERKAIT

TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved