Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Gugatan Elon Musk terhadap OpenAI: Tuntut Ganti Rugi Rp2.277 T
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Gugatan Elon Musk terhadap OpenAI: Tuntut Ganti Rugi Rp2.277 T

Ana Octarin
Ana OctarinTim Redaksi beta.technonesia.id
Senin, 30 Maret 2026 - 21:22 WIB
Gugatan Elon Musk terhadap OpenAI: Tuntut Ganti Rugi Rp2.277 T

Gugatan Elon Musk terhadap OpenAI

Sumber Foto :www.cnbcindonesia.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Technonesia - Gugatan Elon Musk terhadap OpenAI kini memasuki babak krusial di meja hijau dengan prediksi persidangan yang berlangsung selama empat pekan. Juri akan segera menentukan nasib hukum bagi para pendiri OpenAI, Sam Altman dan Greg Brockman. Keduanya dituding memberikan pernyataan palsu mengenai struktur organisasi yang seharusnya tetap bersifat non-profit atau nirlaba.

Perseteruan ini bermula dari sejarah panjang pembentukan lembaga riset kecerdasan buatan tersebut pada tahun 2015 silam. Musk merupakan salah satu tokoh kunci yang membidani lahirnya OpenAI dengan visi menjaga pengembangan AI agar tetap bermanfaat bagi kemanusiaan. Sebagai bentuk komitmen nyata, Musk bahkan telah menyumbangkan dana awal sebesar US$38 juta atau setara Rp645 miliar.

Namun, hubungan harmonis tersebut retak pada tahun 2018 ketika Musk terdepak dari jajaran kepemimpinan. Hal ini terjadi setelah Musk gagal meyakinkan Altman untuk membiarkan Tesla mengakuisisi OpenAI guna mempercepat riset. Pasca kepergian Musk, OpenAI justru bertransformasi menjadi entitas bisnis yang sangat profitabel, terutama setelah kesuksesan ChatGPT yang mengguncang dunia pada akhir 2022.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Akar Masalah dan Tuntutan Fantastis Elon Musk

Dalam poin-poin keberatannya, gugatan Elon Musk terhadap OpenAI menyoroti perubahan identitas perusahaan yang dianggap mengkhianati misi awal. Musk merasa tidak terima karena dana hibah yang ia berikan untuk kepentingan sosial justru digunakan untuk membangun mesin pencetak uang. Ia merasa dimanipulasi oleh manajemen OpenAI yang secara diam-diam beralih ke model bisnis komersial.

Musk tidak main-main dalam menuntut keadilan, dengan angka ganti rugi mencapai US$134 miliar atau sekitar Rp2.277 triliun. Tuntutan ini ditujukan kepada OpenAI dan mitra strategisnya, Microsoft Corp. Saksi ahli yang dihadirkan pihak Musk mengkalkulasi bahwa OpenAI telah meraup keuntungan yang dianggap "tidak sah" dari pengembangan teknologi yang awalnya didanai Musk.

Meskipun hakim sempat menyebut metodologi penghitungan keuntungan tersebut "tidak terlalu meyakinkan", pengadilan tetap mengizinkannya sebagai materi persidangan. Angka tuntutan tersebut setara dengan 2.900 kali lipat dari investasi awal yang Musk tanamkan. Hal ini menunjukkan betapa besarnya nilai ekonomi dari teknologi kecerdasan buatan yang kini dikuasai oleh kubu Altman.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Keterlibatan Microsoft dan Kesaksian Para Petinggi

Nama besar seperti CEO Microsoft, Satya Nadella, dijadwalkan hadir untuk memberikan kesaksian di hadapan juri. Microsoft turut terseret dalam gugatan Elon Musk terhadap OpenAI karena dianggap membantu pelanggaran kewajiban fidusia. Hubungan investasi Microsoft senilai miliaran dolar di unit profit OpenAI menjadi bukti kuat adanya pergeseran orientasi perusahaan.

Penasihat utama Musk, Marc Toberoff, menyatakan bahwa terdapat bukti substansial mengenai jaminan palsu yang diberikan pimpinan OpenAI. Mereka dituduh secara sadar menyesatkan Musk demi keuntungan pribadi dan korporasi. Di sisi lain, OpenAI membantah keras seluruh tuduhan tersebut dan menyebut langkah hukum Musk sebagai bentuk pelecehan yang tidak berdasar.

TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved