Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Penemuan Cadangan Emas China Sebesar 1.000 Ton di Hunan
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Penemuan Cadangan Emas China Sebesar 1.000 Ton di Hunan

Iphan S
Iphan STim Redaksi beta.technonesia.id
Senin, 30 Maret 2026 - 01:54 WIB
Penemuan Cadangan Emas China Sebesar 1.000 Ton di Hunan

Penemuan cadangan emas China

Sumber Foto :www.cnbcindonesia.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Meskipun potensi penemuan cadangan emas China ini sangat luar biasa, pemerintah setempat menegaskan bahwa proyek Wangu masih dalam tahap eksplorasi mendalam. Verifikasi lanjutan dan studi kelayakan teknis tetap diperlukan sebelum pemerintah memastikan skala penuh deposit dan memulai tahap produksi secara masif. Langkah hati-hati ini diambil untuk memastikan efisiensi ekstraksi dan perlindungan lingkungan di sekitar lokasi tambang.

Dominasi Global dan Perbandingan Internasional

Deposit emas yang ditemukan di Hunan ini disebut-sebut dapat menyaingi tambang South Deep di Afrika Selatan, yang selama ini dikenal sebagai salah satu tambang emas terdalam dan terbesar di dunia. Keberhasilan ini menambah daftar panjang terobosan China dalam sektor sumber daya alam. Belum lama ini, China juga mengklaim penemuan deposit emas bawah laut terbesar di Asia yang berlokasi di lepas pantai Laizhou, Provinsi Shandong.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Penemuan di Shandong tersebut dilaporkan telah meningkatkan cadangan emas di wilayah Laizhou menjadi lebih dari 3.900 ton. Selain itu, pada akhir tahun lalu, otoritas China juga mengumumkan temuan lebih dari 1.400 ton emas di Provinsi Liaoning serta deposit seribu ton lainnya di Pegunungan Kunlun dekat perbatasan Xinjiang. Rentetan temuan ini memperkuat posisi Negeri Tirai Bambu dalam peta pertambangan global.

Sebagai gambaran perbandingan, Amerika Serikat pada tahun 2024 diperkirakan memproduksi sekitar 160 ton emas domestik dengan nilai pasar sekitar US$12 miliar. Sementara itu, Dewan Emas Dunia mencatat bahwa sepanjang sejarah manusia, sekitar 216.265 ton emas telah ditambang, dengan dua pertiganya diekstraksi sejak tahun 1950. Munculnya titik-titik deposit baru dengan kadar tinggi seperti di Hunan tentu akan mengubah dinamika suplai emas global di masa depan.

Dengan integrasi teknologi pemetaan modern dan pemahaman geologi yang lebih dalam, China terus memperluas batas eksplorasinya hingga ke perut bumi yang paling dalam. Keberhasilan penemuan cadangan emas China di Hunan ini menjadi bukti bahwa potensi kekayaan alam bawah tanah masih menyimpan banyak kejutan yang siap menopang stabilitas ekonomi nasional maupun global di masa mendatang.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Otomotif, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TECHNONESIA. Ikuti kami di :

TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved