Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Mikroba Tertua dalam Batu Kuno Ditemukan, Berusia 2 Miliar Tahun
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Mikroba Tertua dalam Batu Kuno Ditemukan, Berusia 2 Miliar Tahun

Ana Octarin
Ana OctarinTim Redaksi beta.technonesia.id
Minggu, 29 Maret 2026 - 14:22 WIB
Mikroba Tertua dalam Batu Kuno Ditemukan, Berusia 2 Miliar Tahun

Mikroba tertua dalam batu kuno

Sumber Foto :www.cnbcindonesia.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Hasil analisis laboratorium menunjukkan bahwa mikroba tersebut benar-benar terisolasi di dalam rongga-rongga kecil batuan. Mereka bertahan hidup dengan mengonsumsi nutrisi yang sangat terbatas yang dihasilkan oleh reaksi kimia di dalam mineral. Strategi bertahan hidup ini memungkinkan mikroba tertua dalam batu kuno tersebut tetap eksis meskipun dunia di permukaan telah mengalami berbagai kepunahan massal dan perubahan iklim yang radikal.

Para peneliti juga menyoroti bahwa mikroba ini bersifat "asli" atau endemik pada formasi batuan tersebut. Mereka tidak bermigrasi dari lapisan atas, melainkan terjebak sejak batuan itu terbentuk dan mendingin miliaran tahun silam. Penemuan ini memperkuat teori bahwa kehidupan di Bumi jauh lebih tangguh daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Implikasi Terhadap Misi Pencarian Kehidupan di Mars

Selain memperdalam ilmu biologi terestrial, penemuan ini memiliki dampak langsung pada eksplorasi luar angkasa. Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) saat ini tengah mengoperasikan robot Perseverance di Mars. Salah satu misi utamanya adalah mencari tanda-tanda kehidupan purba di kawah Jezero, yang memiliki karakteristik batuan mirip dengan lokasi penemuan di Afrika Selatan.

Para ilmuwan percaya bahwa batuan di Mars memiliki usia yang serupa, yakni sekitar 2 hingga 3 miliar tahun. Keberhasilan mengidentifikasi mikroba tertua dalam batu kuno di Bumi memberikan protokol dan harapan baru bagi misi Mars. Jika mikroba bisa bertahan hidup dalam batuan Bumi selama 2 miliar tahun, maka kemungkinan adanya jejak biologis atau bahkan mikroba hidup di bawah permukaan Mars menjadi semakin masuk akal.

Suzuki menambahkan bahwa dirinya sangat antusias menunggu sampel batuan dari Mars tiba di Bumi. "Menemukan kehidupan mikroba di Bumi dari 2 miliar tahun lalu dan bisa mengonfirmasi keasliannya membuat saya semangat, terutama untuk membandingkannya dengan apa yang mungkin ditemukan oleh robot Perseverance nantinya," tuturnya dengan optimis.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Studi mengenai genomik mikroba purba ini juga diharapkan dapat mengungkap misteri evolusi awal. Dengan memetakan DNA mereka, ilmuwan bisa memahami bagaimana mekanisme perbaikan sel bekerja pada organisme yang hidup dalam kondisi metabolisme rendah. Pengetahuan ini sangat berharga untuk pengembangan bioteknologi di masa depan, termasuk dalam memahami batasan-batasan kehidupan di lingkungan ekstrem.

Secara keseluruhan, penemuan fenomenal mengenai mikroba tertua dalam batu kuno ini membuka lembaran baru dalam buku sejarah Bumi. Kita kini menyadari bahwa di bawah kaki kita, terdapat "kapsul waktu" biologis yang menyimpan rahasia tentang bagaimana kehidupan pertama kali bertahan dan beradaptasi di planet yang masih sangat muda. Penelitian lebih lanjut dipastikan akan terus dilakukan untuk menggali lebih dalam potensi genetika dari organisme purba ini.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Otomotif, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TECHNONESIA. Ikuti kami di :

TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved