Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Jurusan Studi Kematian NTU Resmi Dibuka, Simak Apa yang Dipelajari
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Jurusan Studi Kematian NTU Resmi Dibuka, Simak Apa yang Dipelajari

Iphan S
Iphan STim Redaksi beta.technonesia.id
Minggu, 29 Maret 2026 - 10:54 WIB
Jurusan Studi Kematian NTU Resmi Dibuka, Simak Apa yang Dipelajari

Jurusan studi kematian NTU

Sumber Foto :www.cnbcindonesia.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Technonesia - Jurusan studi kematian NTU kini hadir sebagai terobosan baru dalam dunia pendidikan tinggi untuk menjawab kebutuhan mendalam akan pendampingan emosional di masa sulit. Nanyang Technological University (NTU) Singapura secara resmi memperkenalkan spesialisasi ini di bawah program Master of Science in Psychology. Fokus utamanya adalah membekali mahasiswa dengan kemampuan profesional untuk menangani isu-isu sensitif seputar kehilangan dan akhir hayat.

Melalui kurikulum yang dirancang khusus, mahasiswa akan mendalami teknik pemberian dukungan psikologis bagi individu, keluarga, hingga komunitas yang tengah menghadapi duka. Program ini tidak hanya menyentuh aspek klinis, tetapi juga melatih mahasiswa untuk memberikan pendampingan dari sisi sosial hingga spiritual. Hal ini menjadi krusial mengingat proses kehilangan sering kali melibatkan kompleksitas perasaan yang sulit dijelaskan secara medis semata.

Pada angkatan pertamanya, program ini menargetkan kuota hingga 40 mahasiswa yang memiliki minat besar pada isu kemanusiaan. Lulusan dari jurusan studi kematian NTU diproyeksikan untuk mengisi posisi strategis di berbagai sektor kesehatan dan sosial. Mereka dapat berkarier di rumah sakit, fasilitas hospice, layanan perawatan paliatif, hingga lembaga konseling krisis yang saat ini permintaannya terus meningkat.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Urgensi Jurusan Studi Kematian NTU di Tengah Masyarakat Modern

Topik mengenai kematian memang masih menjadi hal yang tabu bagi sebagian besar masyarakat di Asia. Namun, Profesor Psikologi NTU, Andy Ho, mencatat adanya pergeseran paradigma dalam beberapa tahun terakhir. Masyarakat mulai lebih terbuka untuk mendiskusikan perawatan akhir hayat dan pentingnya dukungan sistematis bagi keluarga yang ditinggalkan. Langkah berani melalui jurusan studi kematian NTU ini menjadi jawaban atas kebutuhan tersebut.

Data menunjukkan bahwa di Singapura saja, terdapat sekitar 30.000 kematian setiap tahunnya. Angka ini merepresentasikan ribuan keluarga yang harus berjuang melewati masa-masa kelam akibat kehilangan anggota keluarga. Sayangnya, banyak orang di lingkungan sekitar yang sebenarnya memiliki niat baik untuk membantu, namun tidak memiliki pengetahuan atau keterampilan yang tepat untuk memberikan dukungan yang efektif.

Profesor Andy Ho menekankan bahwa individu yang sedang berduka sering kali merasa terisolasi secara emosional. Perasaan mereka kerap tidak dipahami sepenuhnya oleh orang awam, sehingga dukungan profesional menjadi sangat vital. Kehadiran para ahli dari jurusan studi kematian NTU diharapkan mampu menjembatani kesenjangan ini, memberikan rasa aman, dan validasi bagi mereka yang sedang terpuruk.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Standardisasi Layanan Konseling Duka

Hingga saat ini, layanan konseling duka di Singapura memang belum memiliki regulasi formal yang ketat. Kondisi ini menyebabkan tidak semua penyedia layanan memiliki latar belakang pelatihan profesional yang memadai. Dengan adanya pendidikan tinggi yang terstruktur, standar layanan kesehatan mental di bidang ini akan meningkat secara signifikan.

Selain fokus pada studi kematian dan duka, program magister baru di NTU ini juga menawarkan tiga spesialisasi unggulan lainnya untuk memperkuat ekosistem kesehatan mental, antara lain:

BERITA TERKAIT

TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved