Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Pekerjaan Teknis Paling Dicari di Era AI Menurut Larry Fink
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Pekerjaan Teknis Paling Dicari di Era AI Menurut Larry Fink

Iphan S
Iphan STim Redaksi beta.technonesia.id
Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:22 WIB
Pekerjaan Teknis Paling Dicari di Era AI Menurut Larry Fink

Pekerjaan teknis paling dicari

Sumber Foto :www.cnbcindonesia.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Technonesia - Pekerjaan teknis paling dicari kini beralih dari sektor perkantoran ke bidang keterampilan fisik yang selama ini sering dipandang sebelah mata oleh masyarakat modern. CEO BlackRock, Larry Fink, memberikan peringatan keras kepada generasi muda, khususnya Gen Z dan Gen Alpha, mengenai pergeseran peta tenaga kerja global. Menurutnya, dominasi profesi "kerah putih" seperti perbankan, hukum, dan media mulai terancam oleh kehadiran kecerdasan buatan

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan BBC International, Fink menyoroti fenomena masyarakat yang terlalu mengagungkan pendidikan tinggi formal. Ia menilai ada ketidakseimbangan besar dalam sistem pendidikan saat ini yang terlalu memaksakan setiap anak muda untuk mengejar gelar sarjana. Hal ini menyebabkan kelangkaan tenaga ahli di sektor-sektor krusial yang membutuhkan keterampilan tangan langsung.

Fink mengungkapkan bahwa selama bertahun-tahun, dunia telah menghakimi banyak orang yang sebenarnya memiliki bakat luar biasa dalam bidang praktis. Ia menyarankan agar para pemuda tidak merasa wajib terjun ke dunia perbankan atau hukum jika panggilan jiwa mereka ada pada pekerjaan teknis. Dunia saat ini justru sedang membutuhkan penyeimbangan kembali dalam pendekatan karier.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Mengapa Pekerjaan Teknis Paling Dicari di Tengah Ledakan AI?

Larry Fink menegaskan bahwa pekerjaan teknis paling dicari seperti tukang ledeng (plumber) dan teknisi listrik akan mengalami lonjakan permintaan yang signifikan. Menariknya, pemicu utama tren ini justru adalah ledakan teknologi AI itu sendiri. Meskipun AI mampu mengolah data dan menulis kode dengan sangat cepat, teknologi ini tidak memiliki kemampuan fisik untuk memperbaiki infrastruktur dunia nyata.

Dalam surat tahunannya kepada para pemegang saham, bos perusahaan pengelola aset terbesar di dunia ini menyebutkan bahwa infrastruktur AI membutuhkan dukungan fisik yang masif. Pembangunan pusat data (data center) dan jaringan energi memerlukan ribuan tenaga ahli perpipaan serta kelistrikan yang kompeten. Inilah yang membuat pekerjaan teknis paling dicari oleh industri-industri raksasa di masa depan.

Fink juga menyoroti perubahan persepsi sosial terhadap profesi teknis. Selama ini, profesi tukang ledeng sering mendapatkan stigma negatif atau dianggap sebagai pilihan terakhir. Sebaliknya, posisi bankir investasi sering kali menjadi idola. Fink ingin mengubah pandangan tersebut dengan menyatakan bahwa karier di bidang perpipaan dan kelistrikan memiliki potensi kekuatan ekonomi yang sama besarnya dengan profesi di sektor keuangan.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Kritik Terhadap Sistem Pendidikan Pasca-Perang Dunia II

Kecenderungan untuk mendorong semua anak muda masuk ke perguruan tinggi merupakan warisan sistem pendidikan Amerika Serikat pasca-Perang Dunia II. Fink menilai kebijakan tersebut mungkin sudah berlebihan untuk konteks zaman sekarang. Banyak lulusan universitas yang akhirnya kesulitan mendapatkan pekerjaan yang relevan, sementara industri teknis justru kekurangan tenaga kerja terampil.

Ia menekankan bahwa pekerjaan teknis paling dicari saat ini menawarkan stabilitas yang lebih baik di tengah ancaman otomatisasi. AI mungkin bisa menggantikan analis data pemula, namun AI belum bisa mengganti kabel listrik yang rusak di gedung perkantoran atau memperbaiki kebocoran pipa bawah tanah yang kompleks. Keterampilan tangan manusia tetap menjadi aset yang tak tergantikan.

TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved