Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Desmond Cheung, menegaskan bahwa momen mudik adalah ujian sesungguhnya bagi ketangguhan infrastruktur perusahaan. Menurutnya, kesiapan tim di lapangan dan dukungan teknologi prediktif menjadi kunci utama kesuksesan pelayanan tahun ini. Kepercayaan pelanggan yang tetap tinggi menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus melakukan inovasi di sektor telekomunikasi digital.
Infrastruktur Pendukung di Jalur Mudik dan Wisata
Untuk memastikan kelancaran komunikasi, Indosat telah melakukan penguatan jaringan di 77 jalur mudik utama yang mencakup 36 ruas jalan tol, 31 jalur non-tol, serta 10 jalur kereta api. Total panjang jalur yang mendapatkan optimasi khusus ini mencapai 8.121 kilometer. Selain jalur perjalanan, IOH juga memberikan perhatian ekstra pada 797 Point of Interest (POI) yang meliputi area istirahat (rest area), bandara, pelabuhan, hingga destinasi wisata populer yang dipadati pengunjung saat libur Lebaran.
- Peningkatan kapasitas di lebih dari 7.000 site jaringan yang sudah ada.
- Pembangunan lebih dari 1.600 site baru di lokasi-lokasi strategis sejak April 2025.
- Penyiagaan 75 Mobile BTS (MBTS) untuk memperkuat sinyal di titik buta (blank spot).
- Dukungan lebih dari 2.500 engineer yang siaga 24 jam di 46 kantor cabang.
- Pengoperasian 55.000 site di 420 kabupaten untuk cakupan yang lebih luas.
Strategi penguatan infrastruktur ini tidak hanya mengandalkan jaringan 4G sebagai tulang punggung utama, tetapi juga mulai mengoptimalkan jaringan 5G di titik-titik tertentu yang memiliki kepadatan pengguna sangat tinggi. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa trafik data Indosat Lebaran 2026 tidak mengalami bottleneck di area-area krusial seperti stasiun besar dan objek wisata unggulan.
Kehadiran Mobile BTS di sepanjang jalur tol juga sangat membantu dalam menjaga kontinuitas sinyal bagi pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi. Dengan infrastruktur yang tersebar merata, Indosat berupaya meminimalisir terjadinya dropped call atau koneksi internet yang lambat saat berada di tengah kepadatan lalu lintas. Semua langkah ini dilakukan demi memberikan pengalaman digital yang memuaskan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Secara keseluruhan, kesiapan yang matang dari sisi infrastruktur dan sumber daya manusia telah membuahkan hasil positif. Meskipun volume penggunaan internet melonjak drastis, keluhan pelanggan terkait gangguan jaringan tercatat menurun signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Keberhasilan dalam mengelola trafik data Indosat Lebaran 2026 ini menjadi standar baru bagi perusahaan dalam menghadapi lonjakan trafik di masa mendatang.