Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Akuisisi Foodpanda Taiwan oleh Grab Senilai Rp10 Triliun
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Akuisisi Foodpanda Taiwan oleh Grab Senilai Rp10 Triliun

Ana Octarin
Ana OctarinTim Redaksi beta.technonesia.id
Kamis, 26 Maret 2026 - 02:20 WIB
Akuisisi Foodpanda Taiwan oleh Grab Senilai Rp10 Triliun

Akuisisi Foodpanda Taiwan oleh Grab

Sumber Foto :www.cnbcindonesia.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Technonesia - Akuisisi Foodpanda Taiwan oleh Grab resmi menjadi tonggak sejarah baru bagi raksasa teknologi asal Singapura tersebut dalam memperluas jangkauan globalnya. Kesepakatan bernilai fantastis mencapai Rp10 triliun ini dilakukan sepenuhnya secara tunai dengan skema cash-free dan debt-free. Langkah ini bukan sekadar penambahan aset, melainkan pintu masuk strategis bagi Grab untuk mencicipi pasar di luar Asia Tenggara untuk pertama kalinya.

Manajemen Grab mengonfirmasi bahwa proses pengambilalihan ini masih menunggu lampu hijau dari otoritas regulasi setempat. Jika berjalan sesuai rencana, transaksi besar ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada paruh kedua tahun 2026. Kehadiran Grab di Taiwan akan menggenapi ekspansi perusahaan menjadi sembilan negara, mempertegas dominasi mereka di industri layanan pengantaran dan transportasi daring.

Strategi di Balik Akuisisi Foodpanda Taiwan oleh Grab

CEO Grab, Anthony Tan, mengungkapkan bahwa langkah berani ini merupakan bentuk ekspansi alami bagi perusahaan yang ia pimpin. Ia melihat potensi yang sangat besar di pasar Taiwan, terutama pada sektor pengantaran makanan dan kebutuhan sehari-hari (groceries). Anthony optimis bahwa keahlian Grab dalam mengelola ekosistem super-app akan memberikan nilai tambah bagi pengguna di Taiwan.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

"Akuisisi Foodpanda Taiwan oleh Grab akan menandai kehadiran kami di pasar ke-9, sekaligus menjadi langkah perdana kami melampaui batas geografis Asia Tenggara," ujar Anthony Tan dalam keterangan resminya. Ia menekankan bahwa fundamental bisnis Foodpanda di Taiwan sangat solid, sehingga integrasi ini akan berjalan lebih efisien dan memberikan dampak instan pada performa grup.

Secara operasional, Foodpanda Taiwan bukanlah pemain kecil. Unit bisnis milik Delivery Hero ini mencatatkan Gross Merchandise Value (GMV) yang mengesankan, yakni sekitar US$1,8 miliar pada tahun 2025. Lebih dari itu, perusahaan tersebut telah berhasil mencetak profit dalam hal adjusted EBITDA, sebuah indikator krusial yang menunjukkan kesehatan finansial operasional sebelum bunga, pajak, dan penyusutan.

Dampak Terhadap Peta Persaingan Global

Keputusan Delivery Hero untuk melepas unit bisnisnya di Taiwan juga dianggap sebagai langkah taktis. CEO Delivery Hero, Niklas Östberg, menyebutkan bahwa kesepakatan tunai ini mencerminkan daya tarik luar biasa dari bisnis yang telah mereka bangun di Taiwan. Dengan melepas aset ini, Delivery Hero dapat lebih fokus pada penguatan struktur modal dan operasional di wilayah lain yang menjadi prioritas mereka.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Setelah proses Akuisisi Foodpanda Taiwan oleh Grab tuntas, Grab akan langsung memiliki kendali operasional di 21 kota di seluruh Taiwan. Ini memberikan keunggulan kompetitif instan tanpa harus membangun infrastruktur dari nol. Grab berencana mengawinkan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) milik mereka dengan luasnya jaringan kurir dan mitra merchant yang telah dimiliki Foodpanda selama bertahun-tahun.

Integrasi teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi rute pengantaran dan akurasi prediksi waktu sampai bagi pelanggan. Grab juga berencana membawa fitur-fitur unggulan mereka, seperti program loyalitas GrabRewards dan layanan keuangan digital, ke pasar Taiwan guna menciptakan ekosistem yang lebih komprehensif bagi pengguna baru mereka di sana.

BERITA TERKAIT

Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
Advertisement
Sponsor SLOT 20
TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved