Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Modus Penipuan Video Call AI Marak, Waspada Wajah Tampan Palsu
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Modus Penipuan Video Call AI Marak, Waspada Wajah Tampan Palsu

Ana Octarin
Ana OctarinTim Redaksi beta.technonesia.id
Kamis, 26 Maret 2026 - 00:50 WIB
Modus Penipuan Video Call AI Marak, Waspada Wajah Tampan Palsu

Modus penipuan video call AI

Sumber Foto :www.cnbcindonesia.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Ironisnya, para pekerja di pusat penipuan ini sering kali merupakan korban perdagangan manusia. Mereka dijanjikan gaji tinggi hingga ribuan dolar per bulan, namun setibanya di lokasi, paspor mereka disita. Mereka dipaksa bekerja di bawah tekanan ekstrem, menghadapi risiko kekerasan fisik, dan pelecehan jika tidak memenuhi target harian dalam mencari korban baru.

Mengenali Ciri-Ciri Manipulasi Wajah Digital

Meskipun teknologi deepfake semakin canggih, ada beberapa cara untuk mendeteksi apakah Anda sedang menjadi target modus penipuan video call AI. Salah satu ciri yang paling terlihat adalah adanya distorsi atau "glitch" pada area sekitar mata dan mulut saat lawan bicara bergerak terlalu cepat. Terkadang, pencahayaan pada wajah tidak konsisten dengan latar belakang ruangan yang ditampilkan.

Advertisement
Sponsor SLOT 17
  • Perhatikan gerakan mata: Model AI seringkali memiliki pola berkedip yang tidak alami atau pandangan yang terasa kosong.
  • Cek sinkronisasi suara: Ada jeda waktu (delay) yang tidak wajar antara gerakan bibir dengan suara yang terdengar.
  • Minta gerakan tak terduga: Coba minta lawan bicara untuk menutup sebagian wajah dengan tangan atau menoleh ke samping secara ekstrem; teknologi AI seringkali gagal memproses hal ini dengan mulus.
  • Kualitas video yang buruk: Pelaku sengaja menggunakan koneksi yang tampak tidak stabil atau resolusi rendah untuk menyembunyikan cacat pada manipulasi wajah mereka.

Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam memutus rantai kejahatan ini. Jangan mudah tergiur dengan wajah rupawan yang baru dikenal di dunia maya, terutama jika mereka mulai membicarakan masalah keuangan atau investasi. Verifikasi identitas secara mendalam sangat diperlukan sebelum memberikan kepercayaan penuh kepada orang asing di internet.

Pemerintah di berbagai negara, termasuk Indonesia melalui Kementerian Kominfo, terus berupaya memblokir situs-situs dan akun yang terindikasi menjalankan praktik ini. Namun, kecepatan perkembangan teknologi seringkali melampaui regulasi yang ada. Oleh karena itu, edukasi mengenai bahaya modus penipuan video call AI harus terus digalakkan agar tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban kerugian finansial maupun psikologis.

Sebagai langkah antisipasi, selalu gunakan fitur keamanan ganda pada akun media sosial dan jangan pernah memberikan data pribadi kepada siapapun. Jika Anda merasa telah menjadi sasaran modus penipuan video call AI, segera putus kontak dan laporkan akun tersebut ke pihak berwajib atau platform terkait untuk mencegah jatuhnya korban lain.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Otomotif, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TECHNONESIA. Ikuti kami di :

TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved