Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Modus Penipuan Video Call AI Marak, Waspada Wajah Tampan Palsu
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Modus Penipuan Video Call AI Marak, Waspada Wajah Tampan Palsu

Ana Octarin
Ana OctarinTim Redaksi beta.technonesia.id
Kamis, 26 Maret 2026 - 00:50 WIB
Modus Penipuan Video Call AI Marak, Waspada Wajah Tampan Palsu

Modus penipuan video call AI

Sumber Foto :www.cnbcindonesia.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Technonesia - Modus penipuan video call AI kini menjadi ancaman siber paling menakutkan yang menyasar pengguna media sosial di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Fenomena ini bukan lagi sekadar isu teknis, melainkan operasi kejahatan terorganisir yang memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk menguras harta benda korban. Para pelaku tidak lagi menggunakan foto statis, melainkan teknologi manipulasi wajah secara langsung (real-time) untuk mengelabui targetnya.

Sindikat internasional ini diketahui beroperasi secara masif di kawasan Asia Tenggara, dengan Kamboja sebagai salah satu titik pusatnya. Mereka merekrut tenaga kerja muda untuk menjadi "aktor" di balik layar yang bertugas menjerat korban melalui pendekatan emosional. Investigasi terbaru mengungkap bahwa organisasi kriminal ini secara terang-terangan membuka lowongan kerja bagi mereka yang bersedia menjadi model untuk keperluan manipulasi digital.

Bahaya Modus Penipuan Video Call AI dari Jaringan Internasional

Modus penipuan video call AI terdeteksi melalui maraknya iklan lowongan kerja sebagai "model AI" di berbagai kanal media sosial. Hieu Minh Ngo, seorang penyelidik kejahatan siber dari organisasi nirlaba Vietnam, Chong Lua Dao, mengungkapkan bahwa tren ini meningkat tajam dalam setahun terakhir. Para pelaku menggunakan perangkat lunak khusus yang mampu mengubah wajah operator pria atau wanita biasa menjadi sosok yang sangat tampan atau cantik jelita.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Perangkat lunak ini bekerja dengan memetakan fitur wajah operator secara presisi, lalu menimpanya dengan wajah digital yang telah disiapkan. Hasilnya, saat melakukan panggilan video, korban akan melihat sosok yang tampak sangat nyata, bisa berkedip, tersenyum, bahkan berbicara dengan sinkronisasi bibir yang sempurna. Hal inilah yang membuat banyak orang terjebak karena mereka merasa sedang berbicara dengan manusia asli, bukan program komputer.

Kejahatan ini biasanya dimulai dengan pendekatan di aplikasi kencan atau media sosial. Pelaku akan membangun hubungan romantis selama beberapa minggu sebelum akhirnya mengajak korban melakukan panggilan video. Di sinilah modus penipuan video call AI memainkan peran vitalnya untuk memberikan bukti visual palsu yang meyakinkan korban agar semakin percaya dan jatuh cinta.

Cara Kerja Sindikat Love Scam di Balik Layar

Operasi ini tidak dijalankan oleh individu amatir, melainkan dikelola layaknya sebuah perusahaan industri. Berdasarkan laporan dari Humanity Research Consultancy, para pelamar kerja yang sebagian besar adalah perempuan muda berusia awal 20-an, ditempatkan di gedung-gedung khusus yang disebut sebagai "ruang AI". Di tempat ini, setiap pekerja mengelola ratusan akun palsu dan melakukan panggilan video setiap hari.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Pelaku menggunakan skenario yang sangat rapi untuk memancing empati atau keserakahan korban. Setelah hubungan emosional terbangun melalui modus penipuan video call AI, mereka akan mulai melancarkan aksi utamanya. Biasanya, korban akan diajak untuk berinvestasi di platform kripto bodong atau diminta mengirimkan sejumlah uang dengan alasan keadaan darurat keluarga.

TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved