Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
3 Fakta Mengerikan: NASA Peringatkan Ancaman Kiamat Iklim Jakarta
Advertisement
Sponsor SLOT 16

3 Fakta Mengerikan: NASA Peringatkan Ancaman Kiamat Iklim Jakarta

Olin Sianturi
Olin SianturiTim Redaksi beta.technonesia.id
Jumat, 02 Januari 2026 - 19:00 WIB
3 Fakta Mengerikan: NASA Peringatkan Ancaman Kiamat Iklim Jakarta

3 Fakta Mengerikan: NASA Peringatkan Ancaman Kiamat Iklim Jakarta

Sumber Foto :Istimewa
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Technonesia - NASA buka-bukaan data 3 fakta kenaikan air laut global yang menakutkan. Peringatan Ancaman Kiamat Iklim Jakarta semakin nyata. Apakah kita punya waktu?

Data Terkini dari NASA: Bahaya Kenaikan Air Laut Global

Isu perubahan iklim bukan lagi sekadar prediksi masa depan yang jauh. Kini, lembaga antariksa paling otoritatif di dunia, National Aeronautics and Space Administration (NASA), telah mengeluarkan peringatan keras yang mengejutkan tentang masa depan Bumi.

Peringatan ini menyoroti satu ancaman krusial: kenaikan signifikan permukaan air laut global. Data dan pemodelan yang dilakukan NASA menunjukkan bahwa waktu yang tersisa untuk manusia, terutama yang hidup di wilayah pesisir, semakin sempit.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Fakta mengerikan yang diungkap NASA menjadi alarm bagi seluruh dunia, dan bagi Indonesia, khususnya DKI Jakarta, ini adalah panggilan darurat. Mari kita bedah lebih dalam NASA Peringatan Kenaikan Air Laut yang akan membentuk kembali peta dunia kita.

NASA Peringatan Kenaikan Air Laut dan Proyeksi Hingga Akhir Abad

Menurut laporan resmi dari NASA, proyeksi kenaikan permukaan air laut pada akhir abad ini—sekitar tahun 2100—adalah antara 3 hingga 6 kaki. Jika dikonversi ke satuan metrik, angka ini setara dengan 0,9 hingga 1,8 meter.

Meskipun rentang angkanya terlihat luas, bahkan skenario terendah (0,9 meter) sudah cukup untuk menimbulkan bencana kemanusiaan skala besar. Kenaikan air laut sebesar ini akan memicu hilangnya daratan pesisir, mengganggu infrastruktur vital, dan mengancam sumber daya air bersih.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Penyebab utama dari ancaman ini sudah sangat jelas, yakni pemanasan global yang ekstrem. Kenaikan suhu Bumi memicu dua proses utama yang berdampak langsung pada volume air laut:

  • Ekspansi Termal: Air laut memuai ketika suhunya meningkat.
  • Pencairan Es Kutub: Mencairnya lapisan es di Greenland dan Antartika menambah volume air laut secara dramatis.

Para ilmuwan NASA menegaskan bahwa jika tren emisi gas rumah kaca saat ini tidak dihentikan atau dikurangi secara drastis, ratusan juta orang di seluruh dunia berpotensi kehilangan tempat tinggal permanen.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Fakta 1: Potensi Bencana Global yang Tak Terhindarkan

Kenaikan air laut 1,8 meter mungkin terdengar kecil dalam skala global, tetapi dampaknya terasa di setiap garis pantai. Kota-kota besar dan padat penduduk yang didirikan di delta sungai atau lahan rendah akan menjadi korban pertama.

Selain Jakarta, beberapa kota ikonik dunia yang berada dalam daftar risiko tinggi termasuk Venesia (Italia), Miami (AS), Dhaka (Bangladesh), dan bahkan Shanghai (Tiongkok). Mereka menghadapi tantangan yang sama: daratan yang datar dan populasi yang terpusat.

Ancaman ini bukan lagi soal mitigasi, melainkan adaptasi. Negara-negara harus mulai merencanakan skenario terburuk, termasuk relokasi populasi dan pembangunan sistem pertahanan pantai yang masif.

Advertisement
Sponsor SLOT 17
TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved