Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Fitur WhatsApp Plus Berbayar Resmi Diuji Coba, Segini Harganya
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Fitur WhatsApp Plus Berbayar Resmi Diuji Coba, Segini Harganya

Iphan S
Iphan STim Redaksi beta.technonesia.id
Selasa, 21 April 2026 - 23:55 WIB
Fitur WhatsApp Plus Berbayar Resmi Diuji Coba, Segini Harganya

Fitur WhatsApp Plus Berbayar

Sumber Foto :www.cnbcindonesia.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Untuk menarik minat lebih banyak orang, WhatsApp juga menawarkan masa uji coba gratis selama satu bulan. Selama periode trial ini, pengguna bisa mengeksplorasi semua fitur premium tanpa dipungut biaya sepeser pun. Strategi ini lazim digunakan oleh perusahaan teknologi untuk membangun ketergantungan pengguna terhadap fitur-fitur baru sebelum akhirnya beralih ke model langganan tetap.

Tantangan Iklan dan Privasi Pengguna

Satu hal yang menjadi sorotan tajam dari para pakar teknologi adalah ketiadaan fitur penghapusan iklan. Tech Crunch melaporkan bahwa hingga saat ini, Meta tidak menyebutkan apakah Fitur WhatsApp Plus Berbayar akan menghilangkan iklan di fitur Status. Padahal, banyak pengguna berharap paket berlangganan bisa memberikan pengalaman aplikasi yang sepenuhnya bersih dari konten komersial.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Sejak beberapa waktu lalu, Meta memang mulai mengintegrasikan iklan di sela-sela unggahan Status pengguna. Jika paket berbayar ini tetap menampilkan iklan, maka nilai jualnya mungkin akan sedikit berkurang di mata pengguna yang sangat menjaga privasi. Namun, Meta menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah mengumpulkan umpan balik mengenai kegunaan fitur personalisasi terlebih dahulu.

Meta juga berkomitmen untuk memastikan bahwa pengembangan fitur ini tetap menjaga keamanan data pengguna. Meskipun ada penambahan fitur estetika, enkripsi end-to-end yang menjadi keunggulan utama WhatsApp dipastikan tidak akan terganggu. Keamanan tetap menjadi prioritas meskipun pengguna beralih ke akun yang lebih personal.

Sejarah Panjang Monetisasi di Platform WhatsApp

Kemunculan akun berbayar ini sebenarnya bukanlah hal baru dalam sejarah WhatsApp. Jauh sebelum diakuisisi oleh Facebook (sekarang Meta), aplikasi ini pernah memberlakukan biaya langganan sebesar US$ 1 per tahun di beberapa negara. Kebijakan tersebut kemudian dihapus sepenuhnya pada tahun 2016 untuk mendorong pertumbuhan pengguna secara masif di seluruh dunia.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Kini, setelah hampir satu dekade menjadi layanan yang sepenuhnya gratis bagi pengguna personal, WhatsApp kembali mencoba model bisnis berlangganan. Langkah ini dinilai sebagai upaya Meta untuk mendiversifikasi pendapatan di tengah persaingan ketat dengan aplikasi pesan lain seperti Telegram yang sudah lebih dulu meluncurkan versi Premium.

Telegram Premium sendiri telah sukses menarik jutaan pelanggan dengan menawarkan fitur unggah file besar dan stiker eksklusif. Meta tampaknya tidak ingin tertinggal dalam memonetisasi basis pengguna WhatsApp yang mencapai miliaran orang. Dengan menghadirkan Fitur WhatsApp Plus Berbayar, perusahaan berharap bisa menciptakan aliran pendapatan baru yang stabil tanpa mengganggu fungsionalitas dasar bagi pengguna gratis.

Hingga saat ini, belum ada tanggal pasti kapan uji coba ini akan berakhir dan kapan peluncuran publik secara luas akan dilakukan. Meta masih terus memantau respons pasar dan melakukan perbaikan teknis agar layanan ini benar-benar memberikan nilai tambah. Pengguna di Indonesia disarankan untuk terus memantau pembaruan aplikasi secara berkala di toko aplikasi resmi.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

BERITA TERKAIT

TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved