Forum FGD tersebut secara mendalam membedah isu sensitif terkait optimalisasi Barang Milik Daerah (BMD). Selama ini, para penyelenggara jaringan sering mengeluhkan tingginya biaya sewa lahan atau biaya retribusi yang ditetapkan secara sepihak oleh pemerintah daerah. Kurangnya standar tarif yang adil seringkali menjadi batu sandungan yang menghambat percepatan ekspansi Infrastruktur Digital Indonesia di daerah-daerah strategis.
Melalui diskusi intensif, APJATEL merumuskan beberapa poin komitmen penting untuk mengatasi hambatan struktural tersebut:
Baca Juga :
- Harmonisasi Kebijakan: Mendorong keselarasan antara pemerintah pusat dan daerah dalam pemanfaatan aset untuk penempatan kabel fiber optik.
- Standarisasi Tarif: Menetapkan batas atas biaya yang transparan dan non-diskriminatif berdasarkan biaya produksi yang wajar (cost-based).
- Fasilitasi Pemerintah Daerah: Mengubah peran Pemda dari sekadar pemberi izin menjadi fasilitator aktif dalam pembangunan ekosistem digital.
Menuju Kedaulatan Digital yang Berkelanjutan
Pemerintah daerah memegang kunci dalam ekspansi Infrastruktur Digital Indonesia yang lebih inklusif. Jika regulasi di tingkat daerah dapat dipermudah dan diseragamkan, maka minat investasi di sektor telekomunikasi akan meningkat pesat. Hal ini secara otomatis akan mempercepat ketersediaan akses internet cepat yang terjangkau bagi masyarakat di pelosok desa maupun kawasan industri baru.
Victor Irianto, selaku Bendahara Umum sekaligus Ketua Pelaksana FGD, memberikan refleksinya mengenai perjalanan APJATEL selama lebih dari satu dekade. Ia berharap asosiasi ini terus tumbuh menjadi organisasi yang solid dan adaptif terhadap perubahan teknologi yang sangat cepat. APJATEL berkomitmen penuh untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang pro-rakyat dan pro-industri.
Sebagai penutup, seluruh pemangku kepentingan menyepakati bahwa kolaborasi adalah harga mati. Tanpa adanya kesepahaman antara penyedia jaringan dan regulator, visi besar kedaulatan digital akan sulit tercapai. Dengan hadirnya inovasi seperti OVC dan perbaikan regulasi di tingkat daerah, jalan menuju Infrastruktur Digital Indonesia yang merata dan berkelanjutan kini semakin terbuka lebar bagi masa depan bangsa.