Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Alasan Mengaktifkan Mode Pesawat Saat Terbang, Bukan Biar Tak Jatuh!
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Alasan Mengaktifkan Mode Pesawat Saat Terbang, Bukan Biar Tak Jatuh!

Olin Sianturi
Olin SianturiTim Redaksi beta.technonesia.id
Rabu, 15 April 2026 - 01:55 WIB
Alasan Mengaktifkan Mode Pesawat Saat Terbang, Bukan Biar Tak Jatuh!

Alasan Mengaktifkan Mode Pesawat

Sumber Foto :inet.detik.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Dampak Gangguan Sinyal pada Fase Kritis Penerbangan

Fase lepas landas (take-off) dan mendarat (landing) adalah momen paling kritis dalam setiap penerbangan. Pada fase ini, pilot membutuhkan konsentrasi penuh dan komunikasi yang tanpa hambatan dengan menara pengawas. Adanya suara "noise" akibat sinyal seluler dapat meningkatkan beban kerja mental pilot secara signifikan di tengah situasi yang sudah penuh tekanan.

Advertisement
Sponsor SLOT 17
  • Interferensi audio dapat menutupi perintah darurat dari petugas ATC.
  • Sinyal ponsel yang mencari jaringan secara agresif dapat membebani frekuensi radio tertentu.
  • Kualitas komunikasi yang buruk meningkatkan risiko salah paham dalam navigasi darat di bandara yang padat.
  • Gangguan suara yang konstan dapat menyebabkan kelelahan pendengaran bagi kru kokpit dalam penerbangan durasi panjang.

Selain masalah audio, perkembangan teknologi terbaru seperti jaringan 5G juga menambah dimensi baru dalam alasan mengaktifkan mode pesawat. Otoritas penerbangan di berbagai negara, termasuk FAA di Amerika Serikat, sempat memberikan peringatan mengenai potensi gangguan sinyal 5G terhadap alat bernama radio altimeter. Alat ini berfungsi mengukur ketinggian pesawat dari permukaan tanah secara akurat, terutama saat jarak pandang terbatas atau cuaca buruk.

Meskipun teknologi pesawat terus diperbarui untuk menangkal gangguan ini, kepatuhan penumpang tetap menjadi garda terdepan dalam keselamatan. Mengaktifkan mode terbang adalah bentuk kerja sama antara penumpang dan kru untuk memastikan perjalanan berlangsung mulus. Tanpa adanya gangguan sinyal, pilot dapat bekerja dengan lebih tenang dan fokus pada instrumen navigasi yang ada di hadapan mereka.

Banyak maskapai kini memang sudah menyediakan layanan Wi-Fi di atas pesawat. Namun, perlu dicatat bahwa sinyal Wi-Fi memiliki frekuensi dan daya pancar yang berbeda dengan sinyal seluler GSM atau LTE. Wi-Fi di pesawat telah diatur sedemikian rupa agar tidak berbenturan dengan sistem komunikasi utama pesawat, sehingga penggunaannya tetap diizinkan setelah mencapai ketinggian tertentu.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Kesadaran publik mengenai alasan mengaktifkan mode pesawat diharapkan terus meningkat seiring dengan transparansi informasi dari para praktisi penerbangan. Aturan ini bukan dibuat untuk menyusahkan penumpang atau sekadar tradisi lama yang tidak relevan lagi. Ini adalah prosedur mitigasi risiko yang sangat murah dan mudah dilakukan oleh siapa saja demi keamanan bersama di udara.

Sebagai penumpang yang cerdas, kita harus memahami bahwa keselamatan penerbangan adalah tanggung jawab kolektif. Menekan satu tombol di layar ponsel sebelum pintu pesawat ditutup adalah kontribusi nyata kita dalam menjaga nyawa ratusan orang di dalam kabin. Dengan memahami alasan mengaktifkan mode pesawat dengan benar, kita tidak lagi sekadar patuh karena takut ditegur, melainkan patuh karena peduli pada keselamatan.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Otomotif, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TECHNONESIA. Ikuti kami di :

TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved