COIN diposisikan untuk menjadi penyedia layanan komputasi awan lokal yang mampu bersaing dengan pemain global. Ini adalah jantung dari Ekosistem AI Hashim Djojohadikusumo, tempat model-model cerdas akan dikembangkan dan dioperasikan.
Lapisan 3: Jasa Telekomunikasi dan Distribusi (Kemitraan Indosat)
Infrastruktur yang dibangun harus memiliki saluran distribusi yang luas agar dapat menjangkau pengguna akhir, baik korporasi maupun konsumen retail. Kemitraan strategis menjadi jalan pintas yang efektif.
Arsari Group menjalin kerja sama dengan PT Indosat Tbk. Indosat memiliki jangkauan telekomunikasi yang sangat luas di seluruh Indonesia.
Baca Juga :
Melalui kemitraan ini, produk dan layanan digital yang dikembangkan Arsari (seperti solusi AI, cloud, dan data center) dapat didistribusikan langsung kepada basis pelanggan Indosat yang sangat besar. Ini menciptakan sinergi pemasaran dan operasional yang kuat.
Lapisan 4: Infrastruktur Kritis (Rencana Data Center)
Untuk menampung ledakan data yang dihasilkan oleh AI dan IoT, investasi pada Data Center (Pusat Data) menjadi lapisan yang tak terhindarkan. Pusat Data berfungsi sebagai gudang dan pengolah data utama.
Arsari diketahui memiliki rencana ambisius untuk masuk ke bisnis Data Center. Pusat data modern tidak hanya menyimpan data, tetapi juga menjadi pusat operasional dan komputasi latensi rendah.
Baca Juga :
Data Center yang kuat adalah elemen krusial untuk memastikan kedaulatan data Indonesia dan mendukung operasional AI secara lokal, memangkas biaya dan meningkatkan kecepatan layanan.
Berikut adalah beberapa manfaat strategis dari rencana Data Center ini:
- Menyediakan kapasitas penyimpanan data yang masif untuk kebutuhan pelatihan AI.
- Memungkinkan komputasi latensi rendah, penting untuk aplikasi AI waktu nyata.
- Mengamankan posisi Arsari sebagai penyedia infrastruktur digital end-to-end.
- Mendukung rencana pengembangan Ekosistem AI Hashim Djojohadikusumo di masa depan.
Lapisan 5: Energi Hijau sebagai Penunjang Vital
Layanan AI dan Data Center mengonsumsi energi dalam jumlah yang sangat besar. Untuk memastikan keberlanjutan dan menekan biaya operasional jangka panjang, fondasi energi terbarukan menjadi lapisan penunjang yang vital.
Baca Juga :
Sebagai grup yang memiliki portofolio investasi multisektor, Arsari sudah aktif di sektor energi terbarukan. Integrasi ini bukan hanya soal kepatuhan lingkungan, tapi juga efisiensi bisnis.
Pusat Data dan infrastruktur AI yang didukung oleh energi bersih menawarkan keunggulan kompetitif, terutama bagi klien korporat yang peduli terhadap isu ESG (Environmental, Social, and Governance).
Sinergi dan Dominasi: Bagaimana Investasi Ini Bekerja Sama
Kekuatan strategi Hashim terletak pada sinergi antar-lapisan ini. Bayangkan sebuah model AI (Lapisan 2) yang dilatih menggunakan data dari Indosat (Lapisan 3), disimpan di Data Center (Lapisan 4), dan didistribusikan melalui Fiber Optik WIFI (Lapisan 1), semuanya didukung oleh energi ramah lingkungan (Lapisan 5).
Baca Juga :
Inilah yang dimaksud dengan Ekosistem AI Hashim Djojohadikusumo yang terintegrasi penuh.