Jeff Bezos membuat prediksi futuristik: Pusat Data Luar Angkasa berskala gigawatt akan dibangun. Apa 3 alasan utama dan bagaimana Prediksi Jeff Bezos AI ini akan mengubah dunia?
Pendiri Amazon dan Blue Origin, Jeff Bezos, kembali menghebohkan publik global dengan visi futuristiknya. Dalam sebuah acara di Turin, Italia, ia melontarkan pernyataan yang ambisius, bahkan terdengar seperti plot film fiksi ilmiah.
Bezos memperkirakan bahwa dalam kurun waktu 10 hingga 20 tahun ke depan, kita akan menyaksikan pembangunan pusat data (data center) yang sangat masif, berskala gigawatt, dan lokasi instalasi tersebut bukanlah di Bumi, melainkan di orbit Bumi atau bahkan lebih jauh lagi.
Baca Juga :
Mengapa pendiri raksasa e-commerce dan cloud computing (AWS) ini berpikir bahwa komputasi harus dipindahkan dari planet kita? Jawabannya terletak pada keterbatasan sumber daya dan potensi energi tak terbatas di luar angkasa.
Masa Depan Komputasi: Bagaimana Pusat Data Luar Angkasa Bekerja?
Ide membangun fasilitas industri berat, termasuk pusat data, di luar angkasa bukanlah hal baru. Namun, pernyataan langsung dari Bezos, salah satu orang terkaya di dunia dengan perusahaan antariksa pribadi (Blue Origin), memberikan bobot serius pada ide tersebut.
Bezos meyakini bahwa, pada akhirnya, pusat data yang dibangun di orbit akan mengungguli fasilitas yang ada di Bumi. Hal ini terutama disebabkan oleh kebutuhan energi yang terus meningkat seiring lonjakan kecerdasan buatan (AI).
Baca Juga :
Krisis Energi dan Panas di Pusat Data Konvensional
Saat ini, pusat data adalah salah satu konsumen energi terbesar di Bumi. Fasilitas ini membutuhkan daya luar biasa untuk menjalankan server dan, yang lebih penting lagi, untuk mendinginkan server tersebut.
Panas yang dihasilkan oleh komputasi skala besar menjadi tantangan utama. Di Bumi, kita harus mengeluarkan biaya besar untuk sistem pendingin, air, dan listrik tambahan hanya untuk menjaga suhu operasional ideal.
Pusat Data Luar Angkasa, menurut visi Bezos, dapat mengatasi masalah ini dengan dua solusi fundamental: energi tak terbatas dan lingkungan pendinginan alami yang superior.
Baca Juga :
Solusi Energi Surya Abadi di Orbit
Di luar angkasa, terutama di orbit geostasioner, energi surya tersedia secara terus-menerus (24/7) tanpa hambatan atmosfer, awan, atau malam hari. Ini adalah sumber daya yang tak terbatas dan bersih.
Bezos memprediksi, "Dengan energi surya yang tersedia secara terus-menerus, pusat data tersebut pada akhirnya akan mengungguli pusat data yang ada di Bumi." Server yang ditenagai oleh listrik surya tanpa henti dapat beroperasi dengan efisiensi puncak, menghilangkan ketergantungan pada jaringan listrik terestrial.
3 Alasan Utama Bezos Memilih Luar Angkasa untuk Pusat Data Raksasa
Visi untuk memindahkan komputasi skala gigawatt ke luar angkasa didasari oleh logika bisnis dan ilmiah yang kuat, terutama jika dikaitkan dengan pertumbuhan eksponensial teknologi seperti AI.