Pabrikan berlogo tiga berlian juga merekomendasikan Mitsubishi Xpander untuk menggunakan bahan bakar Pertalite. Karakter mesin MIVEC 1.5L yang diusungnya memiliki manajemen pengapian yang fleksibel. Rekomendasi serupa juga berlaku untuk varian crossover-nya, yaitu Mitsubishi Xpander Cross, yang tangguh untuk perjalanan jarak jauh.
Baca Juga :
Dampak Buruk Salah Memilih Oktan Bahan Bakar
Banyak pemilik kendaraan kurang menyadari bahwa menggunakan BBM yang tidak sesuai dengan spesifikasi mesin mobil dapat menggugurkan garansi resmi pabrikan. Ketika terjadi kerusakan mesin akibat penggunaan bahan bakar yang salah, diler resmi berhak menolak klaim perbaikan gratis Anda. Ini tentu akan menimbulkan kerugian finansial yang sangat besar bagi pemilik kendaraan.
Kerusakan jangka panjang biasanya menyerang bagian katup, piston, dan busi yang bekerja ekstra keras menahan detonasi yang tidak terkontrol. Selain itu, konsumsi bahan bakar justru akan menjadi lebih boros karena komputer mobil (ECU) harus memundurkan waktu pengapian demi menghindari kerusakan yang lebih parah. Penurunan efisiensi ini tentu berujung pada pemborosan biaya pengisian BBM.
Untuk memastikan kendaraan Anda tetap awet dan bertenaga, selalu periksa buku manual atau stiker petunjuk yang biasanya tertempel di bagian dalam tutup tangki bensin. Mengetahui secara pasti spesifikasi mesin mobil kesayangan Anda adalah langkah preventif terbaik untuk menjaga investasi otomotif Anda tetap bernilai tinggi di masa depan.