Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Pasar Kendaraan Listrik Indonesia Melejit di Tengah Krisis Minyak
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Pasar Kendaraan Listrik Indonesia Melejit di Tengah Krisis Minyak

Ana Octarin
Ana OctarinTim Redaksi beta.technonesia.id
Jumat, 24 April 2026 - 02:55 WIB
Pasar Kendaraan Listrik Indonesia Melejit di Tengah Krisis Minyak

Pasar Kendaraan Listrik Indonesia

Sumber Foto :www.medcom.id
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Karakteristik PHEV sangat cocok dengan kondisi geografis Indonesia yang luas, terutama untuk mengatasi ketimpangan infrastruktur pengisian daya antara Pulau Jawa dan luar Jawa. Pengguna tidak perlu khawatir jika belum menemukan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) karena mobil tetap bisa beroperasi normal. Oleh karena itu, banyak pihak mendorong pemerintah untuk memberikan insentif tambahan bagi PHEV, yang saat ini baru mendapatkan keringanan Pajak Penjualan atas Barang Mewah

Penguatan Regulasi dan Ekosistem Industri Hijau

Kementerian Perindustrian terus memperkuat fondasi regulasi guna mendukung target Net Zero Emission (NZE). Langkah strategis ini mencakup pengembangan kendaraan rendah emisi karbon, penyusunan peta jalan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), serta pemberian insentif bagi industri manufaktur. Pemerintah ingin memastikan bahwa transformasi Pasar Kendaraan Listrik Indonesia memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi industri lokal.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Industri otomotif merupakan sektor strategis yang menyumbang kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan mendorong produksi lokal, Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga basis produksi kendaraan listrik di Asia Tenggara. Hal ini diperkuat dengan kekayaan sumber daya alam seperti nikel yang merupakan bahan baku utama baterai kendaraan listrik.

Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, menyebutkan bahwa industri otomotif nasional telah memasuki era multi-powertrain. Perubahan struktural ini menandakan bahwa konsumen kini memiliki pilihan yang lebih beragam. Saat ini, BEV bahkan telah melampaui popularitas mobil Hybrid Electric Vehicle (HEV) dengan porsi pasar mencapai 15,9% per Maret 2026.

Ke depan, tantangan utama terletak pada percepatan pembangunan infrastruktur pendukung di seluruh pelosok negeri. Sinergi antara produsen otomotif, penyedia energi, dan regulator menjadi kunci utama. Jika kolaborasi ini berjalan harmonis, maka Pasar Kendaraan Listrik Indonesia akan terus tumbuh stabil dan menjadi pilar utama dalam mewujudkan ketahanan energi nasional serta lingkungan yang lebih bersih bagi generasi mendatang.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Otomotif, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TECHNONESIA. Ikuti kami di :

TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved