eVIEW Connect: Solusi Cerdas Last Mile Delivery di Perkotaan
Selain segmen double cabin, Foton juga memperkenalkan eVIEW Connect yang menyasar segmen van listrik. Kendaraan ini dirancang secara spesifik untuk mendukung aktivitas distribusi perkotaan, terutama layanan pengiriman barang tahap akhir atau yang dikenal sebagai last mile delivery. Dengan desain kompak namun memiliki ruang kargo yang luas, eVIEW Connect sangat lincah bermanuver di gang-gang sempit maupun kemacetan kota besar.
Dapur pacu eVIEW Connect didukung oleh baterai berkapasitas 50 kWh. Berdasarkan pengujian standar WLTC, van ini mampu menempuh jarak hingga 300 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh. Jarak tempuh tersebut sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan distribusi harian di dalam kota tanpa perlu khawatir kehabisan daya di tengah jalan.
Sebagai bagian dari ekosistem mobil listrik komersial Foton, eVIEW Connect juga dilengkapi dengan teknologi pengisian daya cepat. Hanya butuh waktu sekitar 35 menit untuk mengisi daya secara signifikan melalui soket DC. Selain efisiensi energi, van ini juga dibekali berbagai fitur teknologi modern untuk mempermudah manajemen armada, di antaranya:
- Sistem monitoring kendaraan secara real-time untuk melacak lokasi dan status baterai.
- Fitur keselamatan aktif guna meminimalisir risiko kecelakaan di jalan raya.
- Kontrol berbasis layar sentuh yang memudahkan pengemudi mengelola berbagai fungsi kendaraan.
Kehadiran eVIEW Connect memberikan angin segar bagi perusahaan logistik yang ingin beralih ke armada hijau. Dengan biaya perawatan yang lebih rendah dibandingkan mesin diesel konvensional, van listrik ini diprediksi akan menjadi pilihan favorit bagi penyedia jasa kurir dan ekspedisi di Indonesia.
Strategi Foton dalam Transformasi Mobilitas Berkelanjutan
Indonesia dianggap sebagai pasar paling strategis di kawasan Asia Tenggara bagi Foton. Meningkatnya tuntutan akan mobilitas ramah lingkungan dan dukungan kebijakan pemerintah berupa insentif kendaraan listrik membuat Foton optimis. Perusahaan tidak hanya sekadar menjual unit, tetapi juga membangun kemitraan jangka panjang dengan pelaku usaha untuk memastikan transformasi menuju mobilitas berkelanjutan berjalan mulus.
Luis Huo menambahkan bahwa eTUNLAND dan eVIEW Connect adalah wujud nyata dari visi Foton sebagai mitra bisnis. Perusahaan menyadari bahwa tantangan terbesar dalam adopsi kendaraan listrik komersial adalah kesiapan infrastruktur dan kepercayaan konsumen terhadap daya tahan baterai. Oleh karena itu, penggunaan sistem liquid cooling pada baterai LFP mereka menjadi jaminan bahwa performa kendaraan akan tetap stabil meski digunakan dalam jangka waktu lama dan kondisi cuaca tropis.
Dengan lini produk yang semakin lengkap, Foton siap bersaing dengan pemain lama di industri otomotif Indonesia. Fokus mereka pada efisiensi bisnis secara menyeluruh diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi para pemilik modal. Penghematan biaya bahan bakar yang signifikan dan biaya servis yang lebih murah menjadi alasan kuat mengapa banyak perusahaan mulai melirik kendaraan listrik untuk armada operasional mereka.