Wilayah Jakarta Pusat
- Jalan Gajah Mada
- Jalan Hayam Wuruk
- Jalan Majapahit
- Jalan Medan Merdeka Barat
- Jalan MH Thamrin
- Jalan Jenderal Sudirman
- Jalan Balikpapan
- Jalan Kyai Caringin
- Jalan Salemba Raya
- Jalan Kramat Raya
- Jalan Stasiun Senen
- Jalan Gunung Sahari
Wilayah Jakarta Selatan
- Jalan Sisingamangaraja
- Jalan Panglima Polim
- Jalan Fatmawati
- Jalan Suryopranoto
- Jalan Gatot Subroto
- Jalan HR Rasuna Said
Wilayah Jakarta Timur dan Barat
- Jalan MT Haryono (Jakarta Timur)
- Jalan DI Panjaitan (Jakarta Timur)
- Jalan Jenderal Ahmad Yani (Jakarta Timur)
- Jalan Pramuka (Jakarta Timur)
- Jalan Pintu Besar Selatan (Jakarta Barat)
- Jalan Tomang Raya (Jakarta Barat)
- Jalan Jenderal S Parman (Jakarta Barat)
Kendaraan yang Mendapat Pengecualian
Meskipun Aturan Ganjil Genap Jakarta berlaku ketat, terdapat beberapa kategori kendaraan yang diberikan dispensasi demi kepentingan publik dan operasional khusus. Kendaraan-kendaraan ini bebas melintas tanpa harus mengikuti aturan penanggalan ganjil atau genap.
Beberapa di antaranya adalah kendaraan dengan stiker disabilitas resmi, ambulans yang sedang bertugas, mobil pemadam kebakaran, serta angkutan umum berpelat kuning. Menariknya, kendaraan listrik juga termasuk dalam daftar pengecualian sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap program udara bersih dan transisi energi hijau.
Selain itu, kendaraan dinas pejabat tinggi negara seperti Presiden dan Wakil Presiden, kendaraan dinas TNI/Polri, serta kendaraan tamu negara juga tidak terikat aturan ini. Mobil pengangkut uang Bank Indonesia dan kendaraan evakuasi kecelakaan juga mendapatkan prioritas akses di seluruh ruas jalan protokol.
Solusi Transportasi Publik di Jakarta
Bagi Anda yang kendaraannya terkena dampak pembatasan, Jakarta telah menyediakan berbagai opsi moda transportasi publik yang semakin terintegrasi. Menggunakan transportasi umum tidak hanya membantu mengurangi polusi, tetapi juga membebaskan Anda dari stres akibat macet dan risiko terkena sanksi tilang ETLE.
Layanan TransJakarta tetap menjadi tulang punggung dengan jangkauan rute yang sangat luas hingga ke pelosok kota. Bagi yang menginginkan kecepatan, MRT Jakarta dan LRT Jakarta menawarkan ketepatan waktu yang sangat baik. Selain itu, KRL Commuter Line tetap menjadi pilihan utama bagi warga penyangga yang bekerja di jantung kota. Layanan transportasi daring seperti ojek dan taksi online juga tetap bisa menjadi solusi praktis untuk mobilitas jarak pendek.
Sebagai warga kota yang cerdas, mari kita dukung upaya pemerintah dalam menciptakan kelancaran lalu lintas dengan senantiasa mematuhi Aturan Ganjil Genap Jakarta.