Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Perawatan Motor Setelah Mudik: 8 Komponen yang Wajib Diperiksa
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Perawatan Motor Setelah Mudik: 8 Komponen yang Wajib Diperiksa

Ana Octarin
Ana OctarinTim Redaksi beta.technonesia.id
Rabu, 01 April 2026 - 22:53 WIB
Perawatan Motor Setelah Mudik: 8 Komponen yang Wajib Diperiksa

Perawatan motor setelah mudik

Sumber Foto :www.medcom.id
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

4. Kebersihan Busi

Busi memiliki peran sentral dalam proses pembakaran mesin. Endapan karbon sering kali menumpuk pada ujung busi setelah motor dipacu dalam waktu lama. Kerak ini bisa menyebabkan motor sulit dinyalakan atau mesin terasa "pincang" saat berakselerasi. Bersihkan busi dari sisa pembakaran, dan jika sudah mencapai jarak tempuh 8.000 km, segera ganti dengan busi baru sesuai spesifikasi pabrikan.

5. Sistem Penggerak (CVT dan Rantai)

Bagi pemilik motor matic, area Continuously Variable Transmission (CVT) wajib mendapatkan perhatian khusus. Debu dan kotoran yang masuk ke ruang CVT dapat menyebabkan tarikan motor terasa berat atau timbul getaran (gredek). Pemeriksaan rutin pada roller, kampas ganda, dan v-belt sangat penting untuk mencegah putusnya tali penggerak di tengah jalan.

Sementara itu, untuk pengguna motor tipe sport atau moped (bebek), periksalah kondisi rantai roda. Pastikan tingkat kekencangan rantai masih dalam batas toleransi. Bersihkan rantai dari debu dan pasir yang menempel, lalu berikan pelumas khusus rantai agar pergerakannya tetap halus dan tidak cepat aus.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

6. Stabilitas Suspensi

Guncangan hebat saat melewati jalan berlubang selama mudik dapat memengaruhi kinerja suspensi. Pada suspensi depan, pastikan tidak ada rembesan oli pada bagian seal. Jika terdapat oli yang keluar, segera lakukan perbaikan agar tidak merusak komponen inner tube. Untuk suspensi belakang, pastikan pegas masih berfungsi baik dan tidak mengeluarkan suara decitan yang mengganggu saat meredam guncangan.

7. Kelayakan Ban Depan dan Belakang

Ban adalah satu-satunya komponen yang bersentuhan langsung dengan aspal. Periksa indikator keausan ban atau Tread Wear Indicator (TWI). Jika permukaan karet sudah menyentuh tanda segitiga TWI, itu artinya ban sudah gundul dan harus segera diganti. Periksa juga apakah ada sobekan atau benjolan pada dinding ban yang bisa membahayakan keselamatan saat melakukan perawatan motor setelah mudik.

8. Kebersihan Filter Udara

Filter udara berfungsi menyaring kotoran agar tidak masuk ke ruang bakar. Debu jalanan yang pekat selama perjalanan mudik sering kali menyumbat pori-pori filter. Filter yang kotor akan membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros karena suplai udara ke mesin terhambat. Umumnya, filter udara perlu diganti setiap 12.000 km, namun bisa lebih cepat jika kondisi lingkungan sangat berdebu.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Johannes B.M Siahaan selaku Asst. General Manager CS Division PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing mengingatkan para konsumen untuk segera membawa kendaraannya ke bengkel resmi. Teknisi ahli akan melakukan diagnosa menyeluruh menggunakan peralatan standar pabrikan untuk memastikan motor kembali ke kondisi terbaiknya.

Melakukan perawatan motor setelah mudik secara rutin bukan hanya soal menjaga performa, tetapi juga bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain. Dengan kondisi motor yang sehat, Anda dapat kembali beraktivitas dengan tenang tanpa khawatir kendala teknis di tengah perjalanan.

Dapatkan informasi terbaru seputar Gadget, Otomotif, Tech dan Berita Tekno lainnya setiap hari melalui social media TECHNONESIA. Ikuti kami di :

TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved