Lonjakan Signifikan pada Puncak Arus Balik H+9
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 ke Jabotabek terpantau terjadi pada Senin, 30 Maret 2026, atau H+9 Lebaran. Pada hari tersebut saja, volume lalu lintas melonjak hingga 176.740 kendaraan dalam waktu 24 jam. Angka ini melampaui volume normal yang biasanya hanya berada di kisaran 129.695 kendaraan, atau mengalami kenaikan sebesar 36,3 persen.
Pada hari puncak tersebut, kendaraan dari arah Timur masih mendominasi dengan total 86.733 unit, naik 57,8 persen dari kondisi normal. Arus dari Barat menyusul dengan 55.713 unit (naik 28,74 persen), dan dari Selatan sebanyak 34.294 unit (naik 9,0 persen). Rivan menjelaskan bahwa kumulasi 3,1 juta kendaraan ini sudah mencakup 93,30 persen dari total prediksi awal Jasa Marga.
Jasa Marga sebelumnya memproyeksikan akan ada sekitar 3,39 juta kendaraan yang kembali ke Jabotabek hingga akhir Maret 2026. Dengan sisa sekitar 6,7 persen kendaraan yang belum kembali, Jasa Marga memperkirakan sisa arus balik akan terus mengalir hingga Selasa, 31 Maret 2026. Namun, intensitasnya diprediksi mulai melandai seiring dengan dimulainya kembali aktivitas perkantoran dan sekolah secara penuh.
Kesiapan Infrastruktur dan Imbauan Keselamatan
Keberhasilan pengelolaan Arus Balik Lebaran 2026 ke Jabotabek ini tidak lepas dari berbagai rekayasa lalu lintas dan kesiapan fasilitas di jalan tol. Jasa Marga terus mengoptimalkan layanan di rest area dan memastikan gardu tol beroperasi maksimal guna mencegah antrean panjang. Penggunaan teknologi pemantauan terkini juga membantu petugas dalam mengambil keputusan cepat di lapangan.
Rivan A Purwantono senantiasa mengingatkan pengguna jalan untuk tetap waspada dan tidak memaksakan diri saat mengemudi. "Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan kondisi fisik pengemudi dan kelaikan kendaraan sebelum memulai perjalanan jauh," ujarnya. Kelelahan menjadi salah satu faktor risiko tertinggi kecelakaan di jalan tol selama periode mudik dan balik.
Selain itu, para pengguna jalan disarankan untuk memanfaatkan aplikasi Travoy. Aplikasi ini menyediakan informasi real-time mengenai kondisi kemacetan, tarif tol, hingga pantauan CCTV secara langsung. Dengan perencanaan perjalanan yang matang, masyarakat dapat menghindari kemacetan parah dan sampai di tujuan dengan selamat.
Sebagai penutup, Jasa Marga mengapresiasi kedisiplinan para pengguna jalan yang telah mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan. Meskipun volume kendaraan sangat tinggi, kerja sama antara penyedia layanan jalan tol, kepolisian, dan masyarakat menjadi kunci sukses kelancaran Arus Balik Lebaran 2026 ke Jabotabek tahun ini.