Masyarakat diimbau untuk merencanakan waktu istirahat dengan bijak selama menempuh perjalanan arus balik Lebaran 2026 ini. Petugas menyarankan pemudik untuk memanfaatkan rest area alternatif seperti di KM 360, KM 380, atau KM 130 yang cenderung lebih lengang. Selain itu, rest area 62B dan 52B juga akan dioperasikan secara opsional tergantung pada kondisi kepadatan di lapangan.
Selain masalah kepadatan, Jasa Marga juga menekankan pentingnya kesiapan fisik pengemudi dan kondisi kendaraan. Memastikan saldo e-toll mencukupi adalah hal sederhana namun krusial untuk mencegah antrean panjang di gerbang tol. Pengemudi juga diingatkan untuk tidak memaksakan diri berkendara jika merasa lelah atau mengantuk, mengingat perjalanan jauh saat arus balik Lebaran 2026 memerlukan konsentrasi tinggi.
Bagi Anda yang belum melakukan perjalanan kembali ke Jakarta, sangat disarankan untuk menghindari waktu puncak pada hari Minggu nanti. Memilih waktu keberangkatan lebih awal atau setelah puncak arus balik dapat membantu Anda menghindari kemacetan panjang. Tetap pantau informasi terkini melalui aplikasi resmi Jasa Marga atau media sosial kepolisian untuk mendapatkan pembaruan status rekayasa lalu lintas secara berkala.
Kepatuhan terhadap arahan petugas di lapangan menjadi kunci utama keselamatan dan kelancaran arus balik Lebaran 2026. Dengan kerja sama yang baik antara pengelola jalan tol, kepolisian, dan masyarakat, diharapkan angka kecelakaan dapat ditekan dan seluruh pemudik dapat sampai di tujuan dengan selamat. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima dan bahan bakar terisi penuh sebelum memasuki jalur tol demi kenyamanan perjalanan arus balik Lebaran 2026 Anda.