Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Cara Cek Aki Basah Mobil yang Masih Layak Pakai dan Optimal
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Cara Cek Aki Basah Mobil yang Masih Layak Pakai dan Optimal

Ana Octarin
Ana OctarinTim Redaksi beta.technonesia.id
Jumat, 27 Maret 2026 - 09:53 WIB
Cara Cek Aki Basah Mobil yang Masih Layak Pakai dan Optimal

Cara cek aki basah mobil

Sumber Foto :www.medcom.id
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Technonesia - Cara cek aki basah mobil perlu dipahami oleh setiap pemilik kendaraan agar terhindar dari risiko mogok mendadak di tengah perjalanan. Meskipun saat ini aki kering (maintenance free) sangat populer, banyak pengguna mobil yang tetap setia menggunakan aki basah karena alasan daya tahan dan kemudahan kontrol manual. Aki basah memiliki keunggulan pada usia pakai yang cenderung lebih panjang asalkan mendapatkan perawatan yang tepat dan konsisten.

Memastikan komponen penyimpan daya ini dalam kondisi prima bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga keamanan berkendara. Jika Anda mengabaikan kondisi aki, sistem kelistrikan mobil seperti lampu, AC, hingga sistem injeksi bisa terganggu. Oleh karena itu, Anda harus mengetahui langkah-langkah teknis untuk mendeteksi apakah aki masih layak digunakan atau sudah waktunya masuk ke tempat pembuangan limbah.

Langkah Visual dalam Cara Cek Aki Basah Mobil

Metode paling sederhana dalam cara cek aki basah mobil adalah dengan melakukan inspeksi visual secara menyeluruh. Anda tidak memerlukan alat khusus untuk tahap awal ini, cukup dengan ketelitian mata. Periksalah seluruh bagian bodi aki dan pastikan tidak ada keretakan atau perubahan bentuk seperti bodi yang menggelembung.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Bodi aki yang menggelembung biasanya menandakan terjadinya overcharge atau suhu panas berlebih yang merusak sel-sel di dalamnya. Selain itu, perhatikan bagian terminal atau kutub positif dan negatif. Korosi yang ditandai dengan serbuk putih biasanya muncul pada area ini. Jika dibiarkan, korosi akan menghambat aliran arus listrik dari aki ke komponen mobil, sehingga starter terasa berat.

Pastikan juga tidak ada rembesan cairan elektrolit di sekitar tutup sel. Kebocoran sekecil apa pun dapat merusak komponen logam di sekitar ruang mesin karena sifat air aki yang sangat korosif. Membersihkan terminal aki secara rutin dengan air hangat dan sikat kawat merupakan bagian penting dari perawatan yang sering dilupakan pemilik mobil.

Memeriksa Level Cairan Elektrolit secara Rutin

Salah satu poin krusial dalam cara cek aki basah mobil adalah memantau ketinggian air aki atau cairan elektrolit. Berbeda dengan aki kering, aki basah mengalami penguapan seiring penggunaan, terutama saat mobil menempuh perjalanan jauh atau cuaca sedang sangat terik. Cairan ini berfungsi sebagai media penghantar arus listrik antar pelat timah di dalam aki.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Buka tutup masing-masing sel aki dan perhatikan posisinya terhadap pelat timah. Idealnya, air aki harus berada sekitar 1 hingga 1,5 sentimeter di atas permukaan pelat. Jika air aki turun di bawah garis "Lower Level", segera tambahkan air suling (air aki tutup biru). Jangan pernah menggunakan air sumur atau air mineral karena kandungan mineralnya dapat merusak sel aki secara permanen.

Jika Anda menemukan salah satu sel aki selalu kekurangan air dalam waktu singkat sementara sel lainnya tetap penuh, ini bisa menjadi indikasi adanya kebocoran internal atau sel yang sudah mulai rusak. Ketidakseimbangan level cairan antar sel ini sering kali menjadi pertanda awal bahwa performa aki mulai menurun drastis.

TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved