Kemampuan komputasi The Next P7 didasari oleh tiga unit chip Turing AI. Kekuatan komputasi gabungan dari chip ini mencapai 2.250 TOPs (Tera Operations Per Second). Angka ini jauh melampaui kemampuan komputasi standar yang ditemukan pada kendaraan otonom saat ini, memungkinkan mobil untuk memproses data sensor secara masif dan membuat keputusan navigasi yang sangat cepat dan presisi.
Performa dan Daya Jangkau Super Cepat
Meskipun statusnya masih berupa perkenalan konsep di IIMS 2026, Xpeng telah merilis spesifikasi teknis yang mengesankan dari P7 versi konsep ini. Sedan ini tidak hanya unggul dalam hal kecerdasan, tetapi juga dalam efisiensi dan performa daya.
Berikut adalah detail teknis utama dari Xpeng P7:
- Sistem Penggerak: Rear-Wheel Drive (RWD)
- Kapasitas Baterai: 74,9 kWh (Baterai berkapasitas besar)
- Tenaga Maksimal: Motor listrik tunggal menghasilkan daya hingga 362 hp
- Jarak Tempuh: Mampu menempuh jarak hingga 702 km dalam satu kali pengisian penuh (berdasarkan standar pengujian yang berlaku)
Jarak tempuh 702 km menempatkan Xpeng P7 di garis depan persaingan EV global, menawarkan ketenangan pikiran bagi pengguna yang sering melakukan perjalanan jauh. Namun, keunggulan sebenarnya terletak pada teknologi pengisian dayanya.
P7 telah mengadopsi platform 800V berteknologi tinggi untuk pengisian daya cepat. Platform 800V ini adalah standar emas dalam teknologi EV modern, yang memungkinkan pengisian daya pada tegangan yang lebih tinggi sehingga mengurangi waktu tunggu secara drastis.
Dengan kemampuan pengisian daya cepat ini, Xpeng mengklaim sedan listrik canggih ini dapat mengisi daya dalam waktu 10 menit saja, memberikan jangkauan tambahan hingga 525 km. Angka ini secara signifikan mengurangi apa yang dikenal sebagai "range anxiety" dan membuat pengalaman menggunakan mobil listrik menjadi setara atau bahkan lebih praktis dibandingkan mobil konvensional berbahan bakar fosil.
Belum Resmi Meluncur, Menanti Kepastian Pasar Indonesia
Meskipun euforia yang mengiringi perkenalan Xpeng The Next P7 IIMS 2026 sangat besar, penting untuk dicatat bahwa unit yang dipamerkan saat ini hanyalah perkenalan. Xpeng belum memberikan konfirmasi resmi mengenai kapan sedan listrik masa depan ini akan diluncurkan secara komersial dan dipasarkan untuk konsumen di Indonesia.
Kehadiran mobil konsep ini, bersamaan dengan robot Humanoid mereka, berfungsi sebagai demonstrasi kapabilitas teknologi Xpeng dan sebagai pemancing minat pasar. Konsumen dan penggemar otomotif di Indonesia kini menantikan langkah strategis Xpeng selanjutnya, berharap sedan listrik super cerdas ini segera tersedia untuk dibeli, membawa era Physical AI langsung ke jalanan metropolitan.