Varian Penggerak Roda Depan (2WD)
Varian standar atau terendah dari eVitara hadir dengan konfigurasi penggerak roda depan (Front Wheel Drive/FWD). Varian ini dirancang untuk penggunaan harian di perkotaan dengan efisiensi yang optimal.
Spesifikasi inti varian 2WD:
- Motor Listrik: Penggerak roda depan
- Tenaga Maksimal: 144 PS
- Torsi Maksimal: 189 Nm
- Kapasitas Baterai: 49 kWh
Dengan kapasitas baterai 49 kWh, varian ini menjanjikan jarak tempuh yang kompetitif di kelasnya, meskipun angka pasti berdasarkan standar WLTP belum diumumkan secara resmi untuk pasar Indonesia.
Varian Penggerak Empat Roda (AWD/4WD)
Untuk konsumen yang membutuhkan performa lebih tinggi dan traksi maksimal, Mobil Listrik Suzuki eVitara juga menawarkan varian tertinggi dengan penggerak empat roda (All-Wheel Drive/AWD).
Varian 4WD ini memiliki motor listrik ganda; satu di depan dan satu di belakang. Motor penggerak roda belakang sendiri menyumbang tenaga sebesar 65 PS. Jika digabungkan, total tenaga yang dihasilkan varian eVitara 4WD mencapai:
- Total Tenaga Maksimal: 184 PS
- Total Torsi Maksimal: 300 Nm
- Kapasitas Baterai: 61 kWh
- Jarak Tempuh Klaim: Hingga 400 kilometer (dengan baterai 61 kWh)
Kemampuan pengisian daya cepat juga menjadi keunggulan. Mobil listrik ini sudah mendukung teknologi pengisian cepat satu arah (DC Charging) yang mampu menerima arus listrik hingga 150 kW. Fitur ini sangat penting untuk mengurangi waktu tunggu pengisian daya saat bepergian jauh.
Persaingan Ketat: Mobil Listrik Suzuki eVitara vs Toyota Urban Cruiser
Kehadiran Mobil Listrik Suzuki eVitara di pasar Indonesia secara otomatis akan menciptakan rivalitas sengit di segmen SUV kompak listrik. Pesaing utamanya bukan lain adalah saudara kembarnya sendiri, yaitu Toyota Urban Cruiser. Kedua model ini dikembangkan melalui kolaborasi antara Suzuki dan Toyota.
Toyota Urban Cruiser sudah lebih dulu dipasarkan oleh PT Toyota Astra Motor (TAM), dan memiliki basis teknologi yang serupa dengan eVitara. Persaingan ini akan menguntungkan konsumen, karena mereka akan memiliki dua pilihan SUV listrik kompak dengan teknologi yang matang, namun mungkin memiliki perbedaan dalam hal desain interior, fitur, dan tentu saja, strategi harga yang ditawarkan oleh masing-masing distributor.
Meskipun insentif pemerintah masih menjadi tanda tanya besar, langkah SIS untuk tetap menjual Mobil Listrik Suzuki eVitara di IIMS 2026 menunjukkan optimisme tinggi terhadap daya beli konsumen Indonesia terhadap kendaraan listrik berkualitas. Dengan spesifikasi yang kompetitif, jarak tempuh yang memadai, dan dukungan pengisian cepat, eVitara siap menjadi pemain kunci di era elektrifikasi otomotif nasional.