Penggunaan AI dalam skala besar tanpa pengawasan manusia yang ketat justru berisiko menghasilkan konten yang repetitif dan membosankan. Hal inilah yang ingin dihindari oleh Take-Two. Zelnick memastikan bahwa perusahaan tetap memprioritaskan kualitas di atas kecepatan instan yang dijanjikan oleh teknologi AI generatif saat ini. Kerja keras para desainer dan penulis skenario tetap menjadi jantung dari proyek ambisius ini.
Selain masalah teknis, aspek hak cipta dan etika juga menjadi penghambat besar bagi AI untuk sepenuhnya masuk ke dalam proses pembuatan game GTA 6. Penggunaan data latihan AI yang sering kali menabrak hak kekayaan intelektual membuat perusahaan besar seperti Take-Two lebih memilih jalur pengembangan tradisional yang aman secara hukum dan terjamin kualitasnya di mata para penggemar setia.
Mengenai jadwal rilis, GTA 6 telah mengalami perjalanan panjang penuh penundaan yang cukup menguras kesabaran penggemar. Awalnya direncanakan meluncur pada Mei 2025, jadwal tersebut bergeser ke Mei 2026, hingga akhirnya informasi terbaru menetapkan tanggal 19 November 2026 sebagai waktu peluncuran resmi. Zelnick memberikan angin segar dengan menyatakan bahwa jadwal kali ini akan berjalan sesuai rencana tanpa ada penundaan tambahan.
Ia menjanjikan bahwa informasi baru mengenai perkembangan gim ini akan segera dibagikan kepada publik dalam waktu dekat. Penegasan ini sekaligus menutup spekulasi bahwa AI akan mempercepat atau menyederhanakan proses pembuatan game GTA 6, karena fokus utama tim pengembang tetaplah pada kesempurnaan hasil akhir yang hanya bisa dicapai melalui dedikasi manusia.