Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Harga Langganan Xbox Game Pass Terlalu Mahal, CEO Siapkan Opsi Iklan
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Harga Langganan Xbox Game Pass Terlalu Mahal, CEO Siapkan Opsi Iklan

Olin Sianturi
Olin SianturiTim Redaksi beta.technonesia.id
Rabu, 15 April 2026 - 23:55 WIB
Harga Langganan Xbox Game Pass Terlalu Mahal, CEO Siapkan Opsi Iklan

Harga langganan Xbox Game Pass

Sumber Foto :inet.detik.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Technonesia - Harga langganan Xbox Game Pass kini menjadi sorotan tajam setelah CEO Xbox yang baru, Asha Sharma, memberikan pernyataan mengejutkan. Dalam sebuah memo internal yang bocor ke publik, Sharma secara terbuka mengakui bahwa biaya yang harus dibayar pemain saat ini sudah menyentuh titik yang terlalu tinggi. Pengakuan ini muncul di tengah kegelisahan komunitas gamer global yang merasa beban finansial untuk menikmati layanan tersebut semakin berat setiap tahunnya.

Asha Sharma menekankan bahwa posisi Game Pass sangat krusial bagi masa depan ekosistem Microsoft Gaming. Namun, ia juga menegaskan bahwa struktur tarif yang ada saat ini bukanlah format akhir yang akan mereka pertahankan selamanya. Perusahaan sedang mengevaluasi ulang bagaimana cara memberikan nilai lebih kepada jutaan pelanggan mereka tanpa harus menguras kantong terlalu dalam.

β€œDalam jangka pendek, harga langganan Xbox Game Pass memang telah menjadi terlalu mahal bagi banyak pemain. Oleh karena itu, kami membutuhkan sebuah persamaan nilai yang jauh lebih baik bagi konsumen kami di seluruh dunia,” ungkap Sharma sebagaimana dikutip dari laporan internal yang beredar pada Kamis (16/4/2026). Ia menambahkan bahwa visi jangka panjang perusahaan adalah menciptakan sistem yang lebih fleksibel, meski transisi ini memerlukan waktu untuk tahap pengujian dan pembelajaran mendalam.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Keresahan mengenai mahalnya biaya ini sebenarnya bukan tanpa alasan. Para pemain masih mengingat jelas gelombang kenaikan harga signifikan yang terjadi pada Oktober 2025 lalu. Saat itu, Microsoft menaikkan tarif Xbox Game Pass Ultimate hingga 50 persen, yang melonjak menjadi USD 29,99 atau sekitar Rp470 ribu per bulan. Lonjakan drastis ini memicu protes luas di media sosial dan forum-forum komunitas gaming.

Untuk kategori lainnya, Microsoft mematok harga versi Premium sebesar USD 15 dan versi Essential di angka USD 10. Sementara itu, para pemain di platform PC juga harus merogoh kocek lebih dalam dengan tarif PC Game Pass yang bertengger di angka USD 16,50. Tingginya harga langganan Xbox Game Pass ini dianggap mulai menjauh dari misi awal Microsoft untuk mendemokratisasi akses game berkualitas bagi semua kalangan.

Strategi Baru Harga Langganan Xbox Game Pass Berbasis Iklan

Menanggapi situasi tersebut, Asha Sharma dikabarkan tengah merancang model penetapan harga baru yang lebih inklusif. Salah satu opsi yang paling kuat dipertimbangkan adalah peluncuran paket berlangganan dengan dukungan iklan. Model ini memungkinkan pemain untuk mengakses katalog game yang luas dengan biaya bulanan yang jauh lebih rendah, atau bahkan gratis, dengan kompensasi menyaksikan tayangan iklan tertentu saat bermain atau di dalam menu layanan.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Pendekatan ini sebenarnya bukan hal baru di industri digital, namun tergolong revolusioner untuk layanan langganan game konsol. Microsoft tampaknya ingin meniru kesuksesan platform streaming film seperti Netflix dan Disney+ yang telah lebih dulu menerapkan paket murah berbasis iklan. Strategi ini terbukti efektif dalam menjaring segmen pasar yang lebih sensitif terhadap harga namun tetap ingin menikmati konten premium secara legal.

TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved