Advertisement
Sponsor SLOT 01
Scroll Untuk Lanjut Membaca ↓
Technonesia
Doki Doki Literature Club Dihapus dari Play Store, Gamer Geram
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Doki Doki Literature Club Dihapus dari Play Store, Gamer Geram

Olin Sianturi
Olin SianturiTim Redaksi beta.technonesia.id
Senin, 13 April 2026 - 16:55 WIB
Doki Doki Literature Club Dihapus dari Play Store, Gamer Geram

Doki Doki Literature Club dihapus

Sumber Foto :inet.detik.com
Thumb 1
Advertisement
Sponsor SLOT 16

Reaksi keras dari komunitas gamer tidak dapat dibendung lagi di berbagai platform media sosial. Banyak netizen yang mengecam standar ganda Google dalam melakukan kurasi aplikasi. Mereka membandingkan DDLC dengan banyaknya aplikasi berkualitas rendah atau bahkan game bermuatan judi yang justru dibiarkan bebas beredar di Play Store. Para gamer menganggap kebijakan yang menyebabkan Doki Doki Literature Club dihapus terkesan tebang pilih.

Salah satu pengguna X mengungkapkan kekecewaannya dengan menyebut tindakan Google sebagai langkah yang memalukan. "Saya harap Anda dapat menemukan solusi untuk menampilkannya kembali di platform, dengan cara apa pun," tulis akun tersebut. Sentimen serupa juga datang dari pengguna lain yang merasa Google telah kehilangan akal sehatnya dalam menilai kualitas sebuah karya seni digital.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Kritik Tajam Terhadap Standar Moderasi Google

Kritik pedas lainnya menyoroti fakta bahwa DDLC adalah game ikonik yang sudah memiliki reputasi global. "Sungguh gila bahwa mereka menghapus game ikonik dan berkualitas seperti DDLC, namun membiarkan game-game penuh iklan murahan dan konten dewasa yang disamarkan sebagai game anak-anak," ujar seorang warganet dengan nada geram. Mereka merasa Google gagal melindungi ekosistemnya dari aplikasi sampah, namun justru memberangus game yang memiliki nilai seni tinggi.

Sejarah mencatat bahwa Doki Doki Literature Club! menjadi fenomena viral sesaat setelah peluncurannya di PC pada tahun 2017. Game ini berhasil mengecoh jutaan pemain dengan presentasi awal yang menyerupai simulator kencan biasa. Karakter seperti Sayori, Yuri, Natsuki, dan Monika menjadi sangat ikonik karena perkembangan karakter mereka yang tak terduga di tengah permainan. Keunikan inilah yang membuat dampak psikologis bagi pemain setelah Doki Doki Literature Club dihapus dari toko aplikasi.

Kejutan yang ada di tengah permainan, yang sering disebut sebagai "breaking the fourth wall", adalah daya tarik utama DDLC. Game ini mampu berinteraksi langsung dengan file sistem komputer pemain, menciptakan pengalaman horor yang sangat personal. Kehilangan akses resmi di Android tentu mengurangi jangkauan bagi calon pemain baru yang ingin merasakan sensasi horor unik ini melalui perangkat mobile mereka.

Advertisement
Sponsor SLOT 17

Saat ini, tim Serenity Forge dikabarkan tengah menjajaki kemungkinan distribusi melalui toko aplikasi pihak ketiga atau penyediaan file APK secara mandiri. Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab kepada komunitas yang terus memberikan dukungan moral. Mereka berusaha mencari celah hukum agar insiden Doki Doki Literature Club dihapus ini bisa segera dianulir atau setidaknya memiliki solusi permanen bagi pengguna Android.

Fenomena ini kembali membuka diskusi panjang mengenai sensor dalam industri game mobile. Banyak pengamat menilai bahwa toko aplikasi besar seperti Google Play Store perlu lebih transparan dalam menerapkan kebijakan mereka. Tanpa standar yang jelas, banyak karya kreatif berisiko hilang hanya karena interpretasi subjektif dari algoritma atau tim penilai yang kurang memahami konteks narasi sebuah game.

TECHNONESIA

KATEGORI

INSIDE TECHNONESIA

Terhubung Dengan Kami :

PT. JOTECH INOVASI MANDIRI @ 2026 | All Rights Reserved