Technonesia - Biaya pengembangan GTA 6 kini menjadi perbincangan hangat di kalangan komunitas gaming dan teknologi global setelah muncul perbandingan angka yang mengejutkan. Proyek ambisius besutan Rockstar Games ini kabarnya menelan dana yang hampir setara dengan misi luar angkasa Artemis II milik NASA. Fenomena ini memicu beragam reaksi dari warganet, terutama mengenai efektivitas penggunaan dana raksasa tersebut mengingat misi Artemis II sudah sukses terlaksana sementara game tersebut masih dalam penantian.
Perbandingan ini mencuat setelah akun X @GTA6Countdown membagikan data estimasi pengeluaran kedua proyek tersebut. Warganet pun memberikan komentar satir yang menyoroti perbedaan progres keduanya. "Setidaknya Artemis II sudah meluncur," tulis salah satu pengguna X yang kemudian ditimpali oleh akun lain dengan komentar, "Dan sudah mendarat." Sindiran ini merujuk pada ketidakpastian tanggal rilis Grand Theft Auto VI yang terus mengalami pergeseran jadwal sejak pertama kali diumumkan.
Perbandingan Anggaran Fantastis GTA 6 dan Artemis II
Meskipun Rockstar Games belum memberikan pernyataan resmi mengenai angka pastinya, laporan keuangan Rockstar Games UK Limited menunjukkan indikasi yang sangat kuat. Berdasarkan dokumen yang beredar, biaya pengembangan GTA 6 diperkirakan menembus angka USD 3 miliar atau setara dengan Rp51,2 triliun. Angka ini mencakup seluruh proses produksi, mulai dari pengembangan teknologi engine, penggajian ribuan staf, hingga biaya pemasaran global yang masif.
Di sisi lain, audit pemerintah Amerika Serikat mengungkapkan bahwa setiap peluncuran dalam program Artemis, termasuk roket Space Launch System (SLS) dan kapsul Orion, memakan biaya lebih dari USD 4 miliar atau sekitar Rp68,3 triliun. Jika menghitung total program Artemis secara keseluruhan hingga saat ini, angkanya mencapai USD 93 miliar. Namun, fakta bahwa biaya pengembangan GTA 6 untuk satu judul game saja mampu mendekati biaya satu kali peluncuran misi luar angkasa berawak adalah pencapaian yang mencengangkan dalam sejarah industri hiburan.
Kesuksesan Misi Artemis II Kembali ke Bumi
Berbeda dengan nasib GTA 6 yang masih tertahan di ruang pengembangan, misi Artemis II telah mencatatkan sejarah baru bagi umat manusia. Empat astronaut yang terdiri dari Komandan Reid Wiseman, Pilot Victor Glover, Spesialis Misi Christina Koch, dan Jeremy Hansen dari Badan Antariksa Kanada (CSA) berhasil menyelesaikan perjalanan 10 hari mengelilingi Bulan. Kapsul Orion yang membawa mereka mendarat dengan selamat di Samudra Pasifik, lepas pantai San Diego, pada Sabtu (11/4/2026) pagi WIB.
Proses kembalinya kapsul ini berlangsung sangat dramatis dan penuh risiko teknis. Orion harus menembus atmosfer Bumi dengan kecepatan luar biasa mencapai 38.367 km/jam. Selama proses tersebut, perisai panas kapsul harus menahan suhu ekstrem hingga 2.760 derajat Celcius. Keberhasilan ini membuktikan bahwa teknologi tinggi dengan anggaran puluhan triliun rupiah tersebut telah memberikan hasil nyata bagi eksplorasi ruang angkasa manusia.