Kegigihan Robot Merah dalam mengejar ketertinggalan tercermin dalam Hasil MPL ID S17 BTR yang mulai membaik di menit ke-3. Invasi jungle yang dilakukan ONIC berhasil dipatahkan dengan telak oleh BTR. Sebaliknya, BTR melakukan serangan balik yang membuat mereka mengambil alih kendali permainan. Keunggulan ini terus berlanjut hingga perebutan Turtle kedua, di mana BTR memenangkan objektif sekaligus memukul mundur pasukan Landak Kuning.
Pertandingan sempat berjalan seimbang ketika ONIC mencoba strategi pick-off untuk memangkas selisih gold. Namun, kematangan strategi BTR terlihat saat mereka kembali memenangkan war pada perebutan Turtle berikutnya. Dominasi ini semakin absolut saat BTR mengamankan Lord pertama tanpa adanya gangguan berarti. Meski ONIC sempat bertahan dengan gigih, tekanan bertubi-tubi dari BTR akhirnya tak terbendung lagi.
Momen krusial terjadi di menit ke-17:50, saat ONIC mencoba mencari celah untuk membalikkan keadaan namun justru terjebak dalam skema permainan BTR. Akibat kekalahan dalam team fight tersebut, BTR langsung melakukan push akhir dan meratakan base ONIC. Skor pun menjadi imbang 1-1 dengan kemenangan BTR 25-11. Shogun tampil sebagai pahlawan di game ini berkat performa impresifnya di lane EXP.
Game Ketiga: Dominasi Total Robot Merah
Pada game penentuan, Bigetron Alpha tidak memberikan ruang bernapas bagi lawannya. Mereka langsung tancap gas dan berhasil mendapatkan first blood di menit ke-1:52. Meskipun ONIC sempat merespons dengan mengamankan Turtle pertama, BTR tetap memegang kendali tempo permainan. Perang di Turtle kedua kembali menjadi milik BTR, yang sukses mengamankan objektif sekaligus memenangkan pertarungan posisi.
Keunggulan gold yang signifikan membuat strategi pick-off BTR berjalan sangat efektif. Hal ini memudahkan mereka untuk mengamankan Turtle ketiga tanpa hambatan sama sekali. Hasil MPL ID S17 BTR di game ketiga ini benar-benar menunjukkan kelas mereka sebagai penantang gelar juara yang serius. Dengan setup Lord pertama yang matang, BTR terus mengurung pemain ONIC di dalam area pertahanan mereka sendiri.
Puncak dominasi BTR terjadi pada perebutan Lord kedua. Mereka melakukan setup yang jauh lebih rapi dibandingkan ONIC, yang berujung pada eliminasi empat pemain lawan sekaligus. Tanpa menunggu waktu lama, BTR langsung merangsek masuk ke jantung pertahanan ONIC dan menghancurkan base utama. Kemenangan 2-1 ini menjadi pernyataan tegas bahwa BTR siap bersaing di level tertinggi musim ini.
Kemenangan atas ONIC ini tentu memberikan suntikan moral yang luar biasa bagi para pemain Bigetron Alpha. Mengalahkan tim sekelas ONIC yang sedang dalam performa terbaik bukanlah perkara mudah. Hal ini menunjukkan bahwa kedalaman skuat dan strategi yang dipersiapkan oleh tim pelatih BTR telah berjalan sesuai rencana. Di sisi lain, kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi ONIC agar tidak lengah di pertandingan-pertandingan berikutnya.