Sejarah dan Dominasi Tim di "Kandang" Velodrome
Pemilihan Velodrome sebagai lokasi pertandingan bukan tanpa alasan sejarah. Arena ini telah menjadi saksi bisu lahirnya juara-juara baru dalam sejarah MPL Indonesia, terutama pada musim ganjil seperti Season 13 dan Season 15. Kehadiran ribuan suporter di venue ini selalu berhasil menciptakan tekanan mental bagi tim yang bertanding sekaligus memberikan energi tambahan bagi mereka yang mampu menguasai panggung.
ONIC Esports sejauh ini menjadi tim yang paling dominan saat bermain di Velodrome. Tim berjuluk "Sang Raja Langit" tersebut berhasil mengangkat trofi juara pada Season 13 dan Season 15 di lokasi yang sama. Konsistensi ONIC di arena ini membuat banyak penggemar menjuluki Velodrome sebagai "kandang" mereka. Namun, tantangan besar menanti mereka di musim ke-17 ini seiring dengan meningkatnya performa tim-tim pesaing.
Di sisi lain, EVOS Legends juga memiliki memori manis di lokasi ini. Pada Season 13, mereka menunjukkan kebangkitan luar biasa dari posisi bawah klasemen hingga menembus babak Grand Final dan mengamankan slot MSC. Sementara itu, RRQ Hoshi yang sempat mengalami kesulitan di Season 13, berhasil membuktikan kelasnya pada Season 15 dengan melaju hingga partai puncak untuk mengamankan tiket turnamen internasional.
Persaingan memperebutkan gelar juara dan tiket menuju kompetisi internasional musim ini dipastikan akan lebih meledak. Para penggemar disarankan untuk segera bersiap di depan perangkat masing-masing sebelum jadwal penjualan dimulai agar tidak kehabisan Tiket Playoff MPL ID S17. Pastikan koneksi internet stabil dan saldo dompet digital mencukupi untuk memenangkan persaingan mendapatkan kursi di arena bersejarah ini.
Jangan sampai melewatkan momen epik saat tim favorit Anda berjuang memperebutkan takhta tertinggi. Segera amankan Tiket Playoff MPL ID S17 Anda pada 2 Mei mendatang dan jadilah bagian dari sejarah baru esports Indonesia di Jakarta International Velodrome.