Opsi Berbayar untuk Kapasitas Lebih Besar
Bagi pengguna "power user" yang sering mengirimkan file video berukuran besar atau memiliki ribuan foto di dalam chat, kapasitas 2GB mungkin terasa kurang mencukupi. Untuk mengatasi hal tersebut, WhatsApp dikabarkan sedang menyiapkan paket berlangganan yang sangat kompetitif. Muncul rencana penawaran ruang penyimpanan cloud WhatsApp sebesar 50GB dengan biaya langganan hanya sekitar USD 0,99 atau sekitar Rp15 ribuan per bulan.
Harga ini dinilai sangat bersaing jika dibandingkan dengan paket tambahan dari penyedia cloud lainnya. Dengan harga yang terjangkau, pengguna bisa mendapatkan ketenangan pikiran karena seluruh memori percakapan bertahun-tahun dapat tersimpan dengan rapi tanpa mengganggu kuota penyimpanan utama di ponsel atau layanan cloud lainnya. Namun, belum ada kepastian apakah paket ini akan tersedia secara global atau hanya di wilayah tertentu pada saat peluncuran perdana nanti.
Saat ini, fitur tersebut masih dalam tahap pengembangan intensif dan hanya tersedia bagi kalangan terbatas di program beta tester. Meta tampaknya ingin memastikan stabilitas server sebelum membukanya untuk miliaran pengguna secara serentak. Jika proses uji coba berjalan lancar, fitur ini kemungkinan besar akan dirilis dalam beberapa bulan ke depan melalui pembaruan aplikasi secara resmi di Play Store dan App Store.
Transisi menuju sistem penyimpanan mandiri ini juga menandai babak baru bagi WhatsApp dalam memperkuat ekosistemnya sendiri. Dengan tidak lagi bergantung pada infrastruktur Google atau Apple untuk urusan backup, WhatsApp memiliki kendali penuh atas optimasi fitur dan kecepatan sinkronisasi data. Bagi konsumen, kehadiran penyimpanan cloud WhatsApp tentu menjadi angin segar yang memberikan lebih banyak pilihan tanpa harus terbebani oleh batasan ruang penyimpanan yang semakin hari semakin sempit.